Terduga Pelaku Penikaman di Monta Masih Diburu
Bima, Barometer99.com- Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Monta, Polres Bima, masih memburu terduga pelaku penganiayaan berat yang terjadi di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Peristiwa berdarah tersebut diduga dilakukan oleh pria berinisial SD (28), warga Desa Sondo, terhadap BR (30), warga Desa Tolouwi. Korban mengalami sejumlah luka serius akibat sabetan senjata tajam dan kini menjalani perawatan medis.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui Kapolsek Monta AKP Sudirman, menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu sedang menuju lahan jagung miliknya. Di tengah perjalanan, korban diduga dihadang oleh terduga pelaku yang telah membawa sebilah parang dalam kondisi terhunus.
Melihat situasi tersebut, korban berusaha menyelamatkan diri dengan meninggalkan sepeda motornya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena pelaku terus mengejar korban.
“Meski korban sempat berlari meninggalkan sepeda motornya untuk melarikan diri, terduga pelaku yang diduga sudah dikuasai emosi mengejar dan membacok korban berkali-kali,” ujar AKP Sudirman.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh. Lengan kiri korban dilaporkan mengalami luka hampir putus di bagian bawah siku, sementara ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri putus. Korban juga mengalami luka robek pada bagian perut hingga usus keluar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Monta untuk mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk sesuai kondisi luka yang dialaminya.
Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui melarikan diri usai kejadian. Sejumlah personel telah diterjunkan untuk melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.
“Hingga saat ini kami masih memburu terduga pelaku,” kata AKP Sudirman.
Pihak kepolisian juga mengimbau keluarga korban agar tetap mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
“Kami mengimbau pihak keluarga korban agar menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian dan tidak mudah terprovokasi. Kami akan mengusut tuntas perkara ini,” tegasnya.
Kapolsek Monta turut meminta kepada terduga pelaku agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, motif penganiayaan masih dalam penyelidikan. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang peristiwa tersebut.***












