Yatim Piatu Difabel di Palembang Bertahan di Tengah Keterbatasan, Paman Berharap Uluran Tangan

Palembang, Barometer99.com — Dua orang bersaudara yatim piatu, Muhammad Kelvin (18) dan Selvi Arianti, warga Lorong Halim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, kini harus bertahan hidup dalam keterbatasan ekonomi di bawah asuhan paman mereka, Edi Supriyadi.

​Kondisi kedua anak tersebut kian memprihatinkan lantaran Kelvin mengidap kelainan fisik pada bagian kaki sejak lahir yang membutuhkan perawatan medis secara berkala.

​Edi Supriyadi menceritakan, penderitaan keponakannya bermula saat ibu kandung mereka yang merupakan kakak kandungnya meninggal dunia ketika Kelvin berusia 13 tahun. Tak lama kemudian, sang ayah pergi meninggalkan ketiga anaknya untuk menikah lagi dan tidak pernah memberikan nafkah.

​”Sejak ibu mereka meninggal dan ayahnya pergi, ketiga anak ini saya ambil alih pengasuhannya. Namun kini, si sulung (Bayu Pratama) sudah menikah dan tinggal terpisah, menyisakan Kelvin dan Selvi,” kata Edi saat ditemui di kawasan Jalan Panca Usaha, Palembang, Minggu (20/9/2026).

​Dengan penghasilan yang tidak menentu, Edi mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan harian serta biaya pengobatan Kelvin secara optimal.

​Atas kondisi tersebut, Edi berharap adanya perhatian dan bantuan sosial dari Pemerintah Kota Palembang maupun para dermawan. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Palembang guna menyuarakan penanganan medis bagi keponakannya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Kepala BNN RI Terima Audiensi Rektor Universitas Pancasila
Penulis: QoryEditor: Berry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *