SPPG Malang Kalipare Putukrejo Salurkan MBG kepada 2.825 Penerima Manfaat, Sajikan Menu Bergizi untuk Anak Sekolah dan Kelompok 3B

SPPG Malang Kalipare Putukrejo Salurkan MBG kepada 2.825 Penerima Manfaat, Sajikan Menu Bergizi untuk Anak Sekolah dan Kelompok 3B

MALANG, BAROMETER99.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Malang Kalipare Putukrejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali melaksanakan pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (26/10/2026). Dalam pelaksanaan kali ini, sebanyak 2.825 penerima manfaat menjadi sasaran program, meliputi peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Program MBG tersebut dilaksanakan oleh SPPG Malang Kalipare Putukrejo yang bermitra dengan Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia. Dapur pelayanan ini berlokasi di Dusun Krajan 01, RT 06 RW 01, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Kepala SPPG Malang Kalipare Putukrejo, Achmad Andre Rifqiarno, mengoordinasikan pelaksanaan pelayanan pemenuhan gizi sesuai dengan sasaran penerima manfaat yang telah ditetapkan.

Berdasarkan laporan menu MBG pada Senin, 26 Oktober 2026, total sasaran sebanyak 2.825 penerima manfaat terdiri atas 2.360 penerima manfaat dari kelompok sekolah dan 465 penerima manfaat dari kelompok 3B.

Pelaksanaan program ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak usia sekolah serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan nutrisi sehari-hari.

Sajikan Menu Nasi, Ayam, Tahu, Sayuran, dan Buah

Pada pelaksanaan MBG kali ini, SPPG Malang Kalipare Putukrejo menyajikan menu makanan yang terdiri atas nasi putih, ayam rica-rica kemangi untuk porsi besar dan ayam bumbu kuning kemangi untuk porsi kecil, tahu pong, tumis jagung dan labu siam, serta buah plum kuning.

Sementara itu, menu bagi kelompok 3B meliputi nasi putih, ayam bumbu kuning kemangi, tahu pong, tumis jagung dan labu siam, serta buah plum kuning.

Baca Juga :  Pangdam XXII/TB Terjun Langsung Dalam Penanganan Karhutla di km 21 Palangkaraya

Kombinasi menu tersebut menghadirkan sumber karbohidrat dari nasi, protein dari ayam dan tahu, serta sayuran dan buah sebagai bagian dari variasi makanan sehari-hari.

Dalam penyediaan makanan bergizi, variasi bahan pangan menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi penerima manfaat. Pelaksanaan dan kualitas pelayanan tetap perlu memperhatikan standar keamanan pangan, kebersihan pengolahan, serta kesesuaian porsi dengan kebutuhan masing-masing kelompok sasaran.

Berdasarkan informasi pada poster menu, kebutuhan energi dan kandungan zat gizi juga dicantumkan untuk membedakan porsi besar dan porsi kecil bagi penerima manfaat sekolah, serta porsi ibu hamil dan menyusui dengan porsi balita.

Menjangkau Berbagai Jenjang Pendidikan

Dari total 2.360 penerima manfaat kelompok sekolah, sebanyak 387 merupakan peserta didik PAUD/RA/TK, 1.339 peserta didik SD/MI, serta 634 peserta didik SMP/MTs.

Untuk kelompok PAUD/RA/TK, sasaran penerima manfaat tersebar di sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya KB Giri Mulyo, TK PGRI 1 Kalipare, TK PGRI 8 Kalipare, TK PGRI 12 Assalam Kalipare, TK Muslimat NU Dewi Masithoh 3 Kalipare, TK Dharma Wanita Persatuan Putukrejo, RA Dewi Masithoh 06 Putukrejo, RA Sunan Kalijogo, serta beberapa TK Dharma Wanita Persatuan di wilayah Kaliasri.

Sementara itu, kelompok SD/MI mencakup peserta didik dari SD Negeri 1 Tumpakrejo, SD Negeri 2 Tumpakrejo, SD Negeri 8 Tumpakrejo, SD Negeri 9 Tumpakrejo, SD Negeri 10 Tumpakrejo, SD Negeri 1 Putukrejo, SD Negeri 2 Putukrejo, MIS Darul Yaqin, SD Negeri 4 Kaliasri, SD Negeri 5 Kaliasri, SD Negeri 6 Kaliasri, SD Negeri 7 Kaliasri, dan MIS Sunan Kalijogo.

Adapun penerima manfaat tingkat SMP/MTs meliputi SMP Negeri 3 Kalipare Satu Atap, SMP PGRI 1 Kalipare, SMP Negeri 1 Kalipare, serta SMP PGRI 03 Kalipare.

Cakupan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan MBG di wilayah kerja SPPG Malang Kalipare Putukrejo menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama.

Baca Juga :  Babinsa dan Polisi Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Sono

Perhatian Khusus bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Selain kelompok sekolah, program MBG pada Senin (26/10/2026) juga menyasar 465 penerima manfaat dari kelompok 3B.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, kelompok tersebut terdiri atas 54 ibu hamil, 109 ibu menyusui, dan 302 balita.

Kelompok 3B menjadi salah satu sasaran penting dalam upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita. Pemenuhan gizi yang memadai perlu disertai dengan pola makan yang sesuai kebutuhan, pemantauan kesehatan, serta edukasi mengenai makanan bergizi bagi keluarga.

Dengan adanya pelayanan bagi kelompok tersebut, program MBG diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.

Terdapat Sekolah yang Masih Menunggu Keputusan Administratif

Dalam laporan pelaksanaan MBG kali ini, terdapat keterangan mengenai RA Solahuddin dengan jumlah 20 peserta didik yang sementara belum menerima distribusi makanan.

Berdasarkan keterangan dalam laporan, penyaluran kepada sekolah tersebut masih menunggu keputusan lebih lanjut karena SPS 2 belum menyertakan sekolah non-NPSN. Status distribusi selanjutnya menunggu keputusan final dari pihak terkait.

Informasi tersebut menjadi catatan administratif dalam pelaksanaan program agar proses pendataan dan penetapan penerima manfaat dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Koordinasi antara pihak terkait diperlukan untuk memperoleh kejelasan mengenai status sekolah tersebut sehingga proses pelayanan dapat ditindaklanjuti berdasarkan keputusan yang ditetapkan.

Pelayanan Gizi Perlu Didukung Ketepatan Data dan Kualitas Makanan

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berkaitan dengan penyaluran makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga membutuhkan pengelolaan yang tertib, pendataan yang akurat, serta perhatian terhadap kualitas dan keamanan pangan.

Dengan sasaran sebanyak 2.825 penerima manfaat pada Senin, 26 Oktober 2026, SPPG Malang Kalipare Putukrejo melaksanakan pelayanan yang mencakup kelompok sekolah dan kelompok 3B di wilayah sasaran.

Baca Juga :  Wakapolri Tekankan Peran Strategis Humas Polri Jaga Stabilitas Informasi di Era Digital

Ketepatan jumlah porsi, kesesuaian menu, kebersihan dalam proses pengolahan, serta kelancaran distribusi menjadi aspek penting untuk diperhatikan dalam setiap pelaksanaan program.

Melalui koordinasi antara pengelola SPPG, yayasan mitra, lembaga pendidikan, dan pihak terkait, pelayanan MBG diharapkan dapat terlaksana secara tertib serta memberikan manfaat bagi masyarakat penerima program.

Program pemenuhan gizi ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan nutrisi anak-anak sekaligus mendukung pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Barometer99.com akan terus menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan program MBG di wilayah Kabupaten Malang berdasarkan data dan keterangan yang tersedia, sebagai bagian dari penyampaian informasi kepada masyarakat.

Kaperwil Jatim Media Barometer99.com
Eko Ratri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *