Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI dan Kapolri, Bahas Strategi Keamanan Nasional

Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI dan Kapolri

JAKARTA, Barometer99.com – Pemerintah memperkuat koordinasi lintas institusi dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan keamanan nasional. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dengan menghadirkan sejumlah pimpinan lembaga strategis negara di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk membahas berbagai persoalan strategis yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan nasional, sekaligus menyelaraskan langkah antarlembaga dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional, Sjafrie memimpin langsung pembahasan yang dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto.

Turut hadir Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan Jenderal TNI Richard Tampubolon, serta Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Jauhari.

Rapat tersebut juga diikuti Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Kehadiran pimpinan unsur intelijen, pertahanan, dan kepolisian dalam satu forum memperlihatkan pentingnya keterpaduan langkah pemerintah dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap negara.

Koordinasi antarlembaga menjadi salah satu aspek penting, terutama dalam memperkuat pertukaran informasi, menyelaraskan kebijakan strategis, serta meningkatkan kesiapan masing-masing institusi dalam merespons perkembangan situasi keamanan.

Kementerian Pertahanan melalui Biro Informasi Pertahanan menyampaikan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan pertahanan nasional.

Melalui forum Dewan Pertahanan Nasional, diharapkan terbangun keselarasan langkah serta kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.

Baca Juga :  Polres Musi Banyuasin Usut Tuntas Penemuan Jenazah Pria di Perkebunan Sawit PT Hindoli

Upaya tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas nasional, mempertahankan kedaulatan, serta memastikan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan semakin kompleksnya tantangan pertahanan dan keamanan, koordinasi antara unsur intelijen, TNI, Polri, dan Kementerian Pertahanan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pertahanan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *