Masyarakat Desak OJK dan Pemprov Sumsel Lakukan Audit Investigatif di Bank BPR Sumsel
PALEMBANG, Barometer99.com — Masyarakat mendesak dilakukannya audit investigatif dan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah dugaan permasalahan tata kelola di Bank BPR Sumsel. Langkah ini dinilai krusial demi menjaga integritas lembaga perbankan milik daerah tersebut.
Beberapa isu utama yang menjadi sorotan publik antara lain indikasi kredit bermasalah yang melibatkan debitur berinisial CV DN, dugaan ketidaksesuaian prosedur pengelolaan kredit, hingga pemberian fasilitas kredit dengan jaminan yang diduga tidak sesuai ketentuan, seperti pada debitur berinisial P.R.
Selain itu, salah satu nasabah yang tidak ingin disebutkan yang juga selaku masyarakat menyoroti mekanisme penghimpunan dana deposito dan pengelolaan insentif yang dinilai perlu diverifikasi lebih lanjut. Oleh karena itu, regulator, auditor independen, dan para pemegang saham didesak untuk segera melakukan pemeriksaan objektif berbasis data transaksi dan regulasi yang berlaku.
Secara khusus, masyarakat meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dewan Komisaris, serta Pemegang Saham Bank BPR Sumsel yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang untuk turun tangan. Evaluasi total terhadap kinerja manajemen dinilai penting agar seluruh aktivitas operasional dan penyaluran kredit dapat berjalan sesuai prinsip kehati-hatian (prudential banking).
Masyarakat berharap seluruh dugaan yang berkembang dapat diuji secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, penegakan aturan harus dilakukan secara tegas.
Penegakan akuntabilitas dan keterbukaan ini dipandang sebagai kunci utama untuk melindungi kepentingan nasabah, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan Bank BPR Sumsel tetap solid dalam mendukung pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan.
(AN*)












