Siswa SMKN 1 Bolo Tewas Diduga Dibunuh, Keluarga Korban Blokade Jalan Desak Polisi Usut Tuntas Pembunuhan

Siswa SMKN 1 Bolo Tewas Diduga Dibunuh

Bima, Barometer99.com- Pihak keluarga M. Teguh (15), remaja asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima yang menjadi korban pembunuhan, menggelar aksi blokade di jalan lintas Bima-Dompu tepatnya di Desa Tambe, Rabu (20/5/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.

 

Paman korban, Buyung Nasution, menyatakan bahwa pihak keluarga sebenarnya sangat mengapresiasi kinerja cepat aparat kepolisian. Pasca-penemuan jenazah, Polsek Bolo langsung bergerak cepat menangkap dan mengamankan terduga pelaku.

 

Namun, pihak keluarga menilai masih ada kejanggalan dalam konstruksi kasus ini. Mereka menduga kuat bahwa korban tidak dihabisi di tempat jasadnya ditemukan, melainkan di lokasi lain.

 

“Kami menduga korban dibunuh di tempat lain, karena di lokasi penemuan jasad tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau jejak pembunuhan,” ungkap Buyung.

 

Berangkat dari kecurigaan tersebut, Buyung menambahkan bahwa aksi pembunuhan ini diduga kuat tidak dilakukan oleh pelaku tunggal berinisial M saja, melainkan melibatkan beberapa orang lain. Oleh karena itu, keluarga mendesak Polres Bima untuk segera melakukan pengembangan penyelidikan.

 

“Kami minta kepolisian segera melakukan pengembangan dan mengungkap kasus ini secara tuntas,” tegasnya.

 

Merespons tuntutan dan aksi blokade tersebut, Kapolsek Bolo Iptu Muh Sofyan Hidayat, meminta pihak keluarga dan masyarakat untuk menahan diri dan bersabar. Ia menegaskan bahwa proses pengungkapan sebuah kasus pembunuhan membutuhkan waktu dan ketelitian.

 

“Pengungkapan kasus ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kami berharap keluarga korban mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujar Iptu Muh Sofyan Hidayat.

 

Ia juga memastikan bahwa penyidik akan terus bekerja keras mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi demi rasa keadilan bagi korban.

Baca Juga :  Menjaga Kebersihan Dan Kerapihan Pangkalan, Bagian Dari Pembinaan Satuan

 

“Mohon tetap bersabar, yang jelas kami akan terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bolo bernama M. Teguh Junianto (15), warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan meninggal dunia di area lahan Rasabou sekitar BTN Tambe, Senin (18/5/2026).

 

Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan jasad remaja tersebut menggegerkan warga sekitar yang langsung memadati lokasi kejadian perkara (TKP).

 

Kapolsek Bolo, Iptu Muh. Sofyan Hidayat membenarkan penemuan mayat pelajar tersebut. Polisi juga telah mengamankan satu orang terduga pelaku.

 

“Sudah ditangkap,” ujar Iptu Sofyan saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

 

Menurutnya, terduga pelaku yang diamankan berinisial N (26), warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan motif dugaan pembunuhan tersebut karena masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Iptu Sofyan menjelaskan, usai menerima laporan penemuan mayat, personel Polsek Bolo langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.

 

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Bima guna menjalani visum dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

 

“Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” katanya.

 

Sebelumnya, ayah korban dikabarkan telah melaporkan hilangnya anaknya kepada pihak kepolisian. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *