Sinergi Polri dan Kemendes PDT: Berantas Narkoba dari Desa Hingga Benteng Pertahanan Sekolah

Sinergi Polri dan Kemendes PDT: Berantas Narkoba dari Desa Hingga Benteng Pertahanan Sekolah

JAKARTA, Barometer99.com — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menerima kunjungan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/10/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi strategis antara Polri dan Kemendes PDT guna memberantas peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat akar rumput.

Kapolri menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di pusat kota, melainkan harus menyentuh seluruh pelosok desa dari Sabang sampai Merauke. Langkah preventif di tingkat desa dinilai sangat krusial karena penyalahgunaan narkotika di kawasan perdesaan kerap menjadi akar dari berbagai tindak kejahatan konvensional, mulai dari pencurian, kekerasan, hingga konflik antarkampung.

Sebagai bagian dari solusi komprehensif, pertemuan tersebut juga membahas penguatan program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran) yang disinergikan dengan berbagai program desa tematik milik Kemendes PDT—seperti desa wisata dan desa ekspor. Langkah ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi warga desa sekaligus mencegah mantan pecandu narkoba kembali ke lingkaran barang haram (relapse) akibat faktor ekonomi dan ketiadaan pekerjaan.

Tak hanya menyasar kawasan perdesaan, Polri juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui program Integrasi Kurikulum Antinarkotika (IKAN). Program edukasi ini ditujukan bagi dunia pendidikan guna memperkuat pemahaman, karakter, dan benteng pertahanan para pelajar sejak usia dini terhadap ancaman dan bahaya narkotika.

Melalui sinergi lintas lembaga ini, Polri dan Kemendes PDT optimistis dapat mewujudkan lingkungan desa yang aman, produktif, dan bersih dari narkoba demi menyelamatkan generasi masa depan Indonesia.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 1447 H Menguat, Tol Terpeka Catat Volume Tertinggi dan Penyeberangan Turun 88 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *