Pemda Didorong Perkuat Kolaborasi Percepatan Pemulihan Bencana
Jakarta, Barometer99.com – Pemerintah pusat terus mempercepat pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera melalui penguatan kolaborasi antarpemerintah daerah (Pemda). Hal ini disampaikan oleh Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta.
Pemerintah mendorong daerah yang tidak terdampak atau relatif aman untuk membantu wilayah tetangga yang mengalami kerusakan parah. Hingga saat ini, tercatat tiga daerah yang telah menyatakan komitmen untuk membantu, yakni Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, dan Kota Pematangsiantar.
Inisiatif kolaborasi ini sejalan dengan adanya tambahan alokasi anggaran transfer ke daerah sebesar Rp10,6 triliun yang diarahkan langsung oleh Prabowo Subianto. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang selanjutnya akan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota, termasuk daerah yang tidak terdampak langsung.
Pemerintah pusat mengimbau kepala daerah penerima anggaran agar dapat menyalurkan sebagian dana dalam bentuk hibah kepada daerah tetangga yang mengalami kerusakan berat. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah terdampak, seperti Kabupaten Aceh Tamiang, yang menghadapi keterbatasan anggaran dalam proses pemulihan.
Selain itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga tahun. Fokus utama pembangunan meliputi penyediaan hunian tetap (huntap), pembangunan infrastruktur permanen seperti jembatan dan jalan, serta pemulihan fasilitas layanan dasar bagi masyarakat.
Pemerintah berharap sinergi dan gotong royong antardaerah dapat mempercepat pemulihan serta memastikan masyarakat terdampak segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.*












