Pasca Libur Panjang, Program MBG SPPG Putukrejo Kembali Beroperasi
Malang, Barometer99.com – Desa Putukrejo Pendidikan dan pemenuhan gizi masyarakat di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, kembali berjalan normal setelah masa libur panjang. Pada Senin (13/7/2026).
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Putukrejo kembali mengoperasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mendistribusikan sebanyak 2.649 porsi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Pelaksanaan program dilakukan di bawah naungan Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia yang berlokasi di Dusun Krajan 01 RT 06 RW 01, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala SPPG Achmad Andre Rifqiarno bersama seluruh tim dapur dan petugas distribusi yang sejak pagi telah menyiapkan makanan agar dapat diterima para siswa dalam kondisi segar dan layak konsumsi.
Kembalinya operasional MBG setelah libur panjang menjadi kabar baik bagi ribuan pelajar dan masyarakat penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda agar lebih sehat, kuat, dan siap mengikuti proses belajar mengajar.
Pada hari pertama pasca libur, jumlah penerima manfaat mencapai 2.649 orang, yang terdiri dari siswa, guru, tenaga pendidik serta kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
Rinciannya meliputi 339 siswa PAUD/RA/TK, 1.317 siswa SD/MI, 580 siswa SMP/MTs, serta 413 penerima manfaat kelompok 3B yang terdiri dari 32 ibu hamil, 104 ibu menyusui, dan 277 balita.
Distribusi MBG menjangkau berbagai lembaga pendidikan di wilayah Desa Putukrejo, Tumpakrejo, dan Kaliasri. Namun demikian, terdapat dua sekolah yang untuk sementara belum menerima distribusi, yakni TK Muslimat NU Dewi Masithoh 3 Kalipare dan SMP PGRI 1 Kalipare, karena pihak sekolah terlambat mengirimkan data penerima manfaat sehingga dinonaktifkan sementara selama satu periode.
Untuk menu sekolah, para siswa menerima makanan bergizi berupa nasi putih, ayam chili padi atau ayam goreng ketumbar, tahu goreng, tumis sawi putih dan wortel, serta buah jeruk sebagai pelengkap kebutuhan vitamin harian.
Sementara itu, kelompok 3B memperoleh menu yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi, yakni nasi putih, ayam goreng, tahu goreng, sup sawi putih dan jagung, serta buah jeruk.
Seluruh menu disusun dengan memperhatikan keseimbangan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat.
Proses distribusi berlangsung tertib sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Petugas memastikan makanan dikemas secara higienis dan dikirim tepat waktu ke masing-masing sekolah maupun kepada kelompok penerima manfaat 3B.
Program MBG di SPPG Putukrejo diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
Dengan terpenuhinya asupan gizi yang baik, para siswa diharapkan lebih fokus dalam belajar, memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, serta mampu meningkatkan prestasi akademik.
Keberlangsungan program ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, Badan Gizi Nasional (BGN), Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia, tenaga pendidik, serta masyarakat dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Eko Ratri Iswanto












