Kapolda Aceh Groundbreaking Aspol Lamteumen, Tegaskan Pemenuhan Hak Dasar Personel

Kapolda Aceh Groundbreaking Aspol Lamteumen

Banda Aceh, Barometer99.com — Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pembangunan asrama polisi (aspol) Lamteumen merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar anggota Polri, sekaligus bentuk tanggung jawab institusi dalam menyediakan hunian yang layak bagi personel.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Aspol Lamteumen II di kawasan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Senin (13/4/2026).

Menurut Kapolda, pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja personel di lapangan. Kondisi anggota yang optimal, kata dia, akan berdampak langsung pada kekuatan organisasi secara keseluruhan.

“Pembangunan ini bukan hanya sekadar penyediaan fasilitas, tetapi juga bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian anggota. Kekuatan institusi Polri bertumpu pada kekuatan personelnya,” ujar Marzuki.

Ia menjelaskan, pembangunan aspol ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan pascakebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu, yang mengakibatkan rusaknya 10 unit rumah dinas serta satu unit mess di Aspol Lamteumen I.

“Sejak peristiwa tersebut, aspol belum tersentuh pembangunan. Tahun ini kita realisasikan kembali sebagai bentuk pemenuhan hak anggota,” katanya.

Pada tahap awal, akan dibangun 10 unit rumah dinas tipe 90 yang dirancang lebih representatif dan sesuai dengan kebutuhan personel saat ini. Selain itu, turut dibangun satu unit gedung fasilitas pendukung yang akan difungsikan sebagai kantor unit usaha sekaligus kantor Yayasan Keumala Bhayangkari Daerah Aceh.

Kapolda berharap, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya menjadi pusat kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi keluarga besar Polri.

Berdasarkan data yang dihimpun, kerugian negara akibat kebakaran sebelumnya mencapai lebih dari Rp653 juta. Oleh karena itu, pembangunan kembali rumah dinas dinilai sebagai langkah strategis dalam memastikan personel memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak.

Baca Juga :  Dialog Santai Polisi dan Warga Demi Keamanan Lingkungan Polsek Air Besar ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Air Besar melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi warga di wilayah hukum Polsek Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (13/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian berdialog langsung dengan warga yang sedang berkumpul di warung kopi. Petugas menyampaikan himbauan agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta menghindari perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Petugas juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Air Besar, IPTU Mohammad Ibrahim Malik, S.H., menjelaskan secara terpisah bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya preventif Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menyerap informasi secara langsung dari warga. “Melalui patroli dialogis ini, kami ingin membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman di tengah-tengah warga,” jelas Kapolsek. Lanjut Kapolsek menambahkan, dengan adanya interaksi langsung seperti ini diharapkan masyarakat tidak segan untuk menyampaikan keluhan maupun informasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan. Selain itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas sejak dini. Kegiatan patroli dialogis berjalan dengan aman, lancar, dan mendapat respons positif dari warga yang menyambut baik kehadiran aparat kepolisian di lingkungannya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar proses pembangunan dilaksanakan secara profesional, mengedepankan kualitas, serta memperhatikan aspek keselamatan kerja.

“Pastikan setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan agar hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung realisasi pembangunan tersebut.

“Semoga setiap kontribusi dan dedikasi yang diberikan menjadi nilai ibadah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *