Perkuat Persatuan dan Keamanan Lingkungan, Warga RT 39 Sentosa siap Gelar Lomba HUT RI Ke-81

Foto: Suasana HUT RI 80 Tahun yang Lalu

 

Palembang, Barometer99.com — Kemerdekaan bukan sebatas angka perayaan, melainkan warisan api semangat yang harus terus dinyalakan melalui rasa persatuan. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Ketua RT 39 RW 11, Ibu Rosdiana, mengajak seluruh warga Talang Karet, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, untuk merawat ingatan sejarah dan mempererat kebersamaan melalui rangkaian perayaan kemerdekaan.

​Dipusatkan di halaman Toko Luki, Talang Karet, panggung kebersamaan ini dirancang bukan sekadar arena unjuk ketangkasan, melainkan wadah mempertautkan kembali tali silaturahmi antarwarga yang menjadi fondasi kekuatan bangsa.

​”Kemerdekaan hari ini adalah tentang bagaimana kita merawat kebersamaan. Ini bukan lagi soal siapa yang menang atau kalah, melainkan tentang riuhnya tawa, hangatnya sapaan, dan indahnya merayakan kemerdekaan bersama sebagai satu keluarga besar RT 39 RW 11,” ujar Ibu Rosdiana. Rabu (12/08/26).

​Pesta rakyat ini akan diawali pada Minggu malam, 16 Agustus 2026, selepas salat Isya, melalui tradisi keakraban lomba gaple khusus bapak-bapak. Kemeriahan akan memuncak pada Senin, 17 Agustus 2026, seusai khidmatnya upacara bendera di sekolah. Beragam perlombaan edukatif dan penuh gelak tawa telah disiapkan untuk anak-anak serta ibu-ibu.

​”Kami mengimbau seluruh warga untuk merapatkan barisan, menyalakan semangat, dan memboyong keluarga tercinta agar perayaan kemerdekaan tahun ini menjadi noktah sejarah yang paling berkesan di kampung kita,” pungkasnya.

​Dukungan hangat mengalir penuh dari Ketua RW 11, Bapak Suwarno, yang juga mengabdi dalam Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Polrestabes Palembang. Beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada jajaran Pengurus RT 39 atas dedikasi, peluh, dan kerja keras yang tak kenal lelah dalam menghidupkan roh perjuangan di tengah pemukiman warga.

Baca Juga :  Guru PAUD Nangis Haru di Hari Bhayangkara 80: Terima Kasih Bapak Kapolri Atas Undangan Umroh Gratisnya

​Dalam pandangan Bapak Suwarno, mengisi kemerdekaan membutuhkan ketahanan moral dan kepedulian sosial yang nyata. Maka dari itu untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan syg suda mendahului mari kita

​”Setiap perlombaan dan tawa warga adalah wujud kita merawat warisan perjuangan para pahlawan. Namun, di balik euforia yang membumbung tinggi, kita tidak boleh lengah. Kemerdekaan sejati tercermin ketika kita mampu saling menjaga, tetap waspada, serta menekan setiap kelalaian demi mewujudkan lingkungan yang aman, tenteram, dan damai,” tegas Bapak Suwarno.

Penulis: RedEditor: Berry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *