Umum  

IHSG Anjlok Parah Lebih dari 11% dan Kena Trading Halt, Pemerintah Bergerak Cepat Respon Sinyal MSCI

IHSG Anjlok Parah Lebih dari 11% dan Kena Trading Halt, Pemerintah Bergerak Cepat Respon Sinyal MSCI

Jakarta, Barometer99.com, (16/10/2026) – Pasar saham Indonesia mengalami hari yang kelam atau kerap disebut “berdarah-darah” pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mendadak anjlok parah hingga lebih dari 11 persen sesaat setelah pasar dibuka.

Tekanan jual yang masif membuat indeks melorot tajam ke level 5.393. Situasi yang terlampau parah ini bahkan memaksa otoritas bursa mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan sementara perdagangan atau trading halt.

Usut punya usut, kepanikan mendadak di pasar modal ini dipicu oleh pengumuman dari MSCI yang memberikan sinyal kuat untuk menurunkan status pasar saham Indonesia. Status Indonesia direncanakan akan diturunkan dari kelompok emerging market menjadi standalone market. Langkah tersebut dikhawatirkan memicu kekhawatiran masif, membuat investor asing ramai-ramai kabur dan menarik dana investasi mereka keluar dari Indonesia. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan menyebut keputusan MSCI ini sebagai sebuah tanda tanya besar bagi perekonomian nasional.

Merespons situasi darurat dan kepanikan pasar tersebut, reaksi cepat ditunjukkan oleh pemerintah dan legislatif. Sekitar pukul 13.00 WIB, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama CEO Danantara Rosan Roeslani langsung mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Keduanya terpantau langsung menuju lantai atas untuk melakukan pertemuan tertutup dan berkoordinasi cepat dengan jajaran direksi BEI guna menyelamatkan kondisi IHSG.

Meski isi pertemuan resmi belum diumumkan sepenuhnya kepada publik, gerak cepat pemerintah dan DPR ini menunjukkan respons sigap terhadap tekanan pasar. Saat ini, seluruh pelaku pasar dan investor masih menantikan hasil konkrit serta langkah-langkah strategis lanjutan dari koordinasi darurat antara DPR, Danantara, dan BEI demi memulihkan stabilitas pasar keuangan Indonesia.

Baca Juga :  Kapolresta Sorong Kota Pimpin Upacara Penyerahan Jabatan Wakapolresta dan Kenaikan Pangkat 77 Personel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *