Bentuk Satgas Prabowonomics, PKB Siap Kawal Agenda Ekonomi Presiden Prabowo
Jakarta. Barometer99.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) mendeklarasikan Satgas “Prabowonomics” sebagai wadah untuk melanjutkan sekaligus mengawal pelaksanaan agenda ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran satgas ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap agenda ekonomi nasional yang dinilai perlu dikawal agar semakin berpihak pada pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Umum Dewan Komando Pusat Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, mengatakan pembentukan Satgas Prabowonomics bukan sekadar gerakan politik atau slogan semata, melainkan upaya mendorong implementasi ekonomi konstitusi dalam kebijakan pemerintah. Hal itu disampaikannya kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Kamis (13/08/2026).
“Satgas Prabowonomics dibentuk untuk mengawal arah baru ekonomi konstitusi untuk masa depan Indonesia, sesuai dengan hasil ijtima ulama yang direkomendasikan kepada Presiden Prabowo Subianto saat Harlah PKB ke-28 kemarin,” ujar Rivqy.
Menurut Gus Rivqy, pengawalan tersebut akan diarahkan pada program-program pemerintah yang memiliki keterkaitan langsung dengan amanat Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945. Kedua pasal tersebut, kata dia, harus menjadi pijakan penting dalam memastikan pembangunan ekonomi tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menghadirkan pemerataan dan perlindungan sosial.
“Poinnya kita akan berada di barisan terdepan untuk mengawal dan melanjutkan program pemerintah yang merupakan implementasi dari Pasal 33 dan 34,” tegasnya.
Rivqy menambahkan, Panji Bangsa ingin memastikan semangat ekonomi konstitusi tidak berhenti sebagai gagasan di ruang diskusi. Menurutnya, ukuran keberhasilan kebijakan ekonomi pada akhirnya harus terlihat dari dampaknya terhadap masyarakat, terutama kelompok yang selama ini berada di lapisan bawah dan pelaku ekonomi rakyat.
“Kita ingin ekonomi konstitusi itu benar-benar terasa. Jangan sampai kebijakan bagus di atas kertas, tetapi manfaatnya tidak sampai ke masyarakat,” kata Rivqy.
Sementara itu, Ketua Satgas Prabowonomic, Ahmad Riyadi atau yang akrab di sapa Ary, menjelaskan bahwa satgas tersebut akan menjalankan sejumlah kegiatan yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi konstitusi, baik dalam tataran konsep ekonomi maupun gerakan praksis. Agenda yang disiapkan tidak hanya berupa kajian, tetapi juga pemantauan sebagai dukungan terhadap pelaksanaan kebijakan di lapangan.
“Kita sudah mengagendakan beberapa FGD terkait kebijakan ekonomi di berbagai sektor. Selain diskusi, satgas juga akan berperan aktif memantau di lapangan secara langsung untuk memastikan program pemerintah berjalan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ary mengatakan, menindaklanjuti Pasca Deklarasi ini kami akan melakukan Dialog di beberapa tempat dengan beragam tema yaitu tanggal 18 Agustus Di Jawa Barat bersama kelompok Santri, 22 Agustus Di Sulawesi Selatan bersama Kepala desa dan aktivis Desa, Tanggal 28 Agustus Di Jawa Tmur bersama Komunitas Nelayan, tanggal 8 September Di Jakarta melibatkan kelompok ekonomi kreatif, tanggal 15 September di Jawa Tengah melibatkan kelompok-kelompok Petani dan Di beberapa tempat lain yang sudah teragendakan secara baik. Dialog ini nantinya akan menjadi ruang untuk mendalami berbagai kebijakan ekonomi dari perspektif masyarakat dan pelaku ekonomi di lapangan. Dengan demikian, satgas diharapkan tidak hanya menjadi forum pendukung pemerintah, tetapi juga dapat memberikan masukan kritis ketika menemukan persoalan dalam implementasi kebijakan.
“Kalau ada program yang bagus, tentu kita dorong. Kalau di lapangan ditemukan kendala atau belum tepat sasaran, itu juga akan menjadi bahan evaluasi dan masukan kepada pemerintah,” katanya.
Pembentukan Satgas Prabowonomics sekaligus menandai komitmen Panji Bangsa untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengawal agenda ekonomi pemerintahan Prabowo. Dukungan tersebut, menurut para penggagasnya, harus berjalan beriringan dengan fungsi pengawasan agar kebijakan ekonomi benar-benar menghasilkan manfaat yang terukur bagi masyarakat.
Dengan demikian, Satgas Prabowonomics diproyeksikan tidak hanya menjadi “pasukan pendukung” kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi mata dan telinga di lapangan untuk melihat apakah agenda ekonomi berjalan sesuai tujuan. Panji Bangsa menegaskan, keberpihakan kepada ekonomi rakyat dan pemerataan kesejahteraan akan menjadi salah satu fokus utama gerakan tersebut. (Efendi)












