Bamsoet: Kejujuran Laporan Jadi Kunci Presiden Rumuskan Kebijakan yang Tepat

Bamsoet: Kejujuran Laporan Jadi Kunci Presiden Rumuskan Kebijakan yang Tepat

Jakarta, Barometer99.com – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo, menegaskan pentingnya kejujuran dalam setiap laporan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, laporan yang akurat menjadi dasar utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan berkeadilan.

Bamsoet menyampaikan, Presiden memiliki komitmen kuat untuk melahirkan keputusan yang arif dan bijaksana. Namun, hal itu hanya dapat terwujud jika didukung oleh data dan informasi yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

“Laporan yang jujur dan apa adanya akan membantu Presiden dalam mengambil keputusan yang tepat demi kepentingan seluruh masyarakat,” ujarnya dalam catatan politiknya, Rabu (18/3/2026).

Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa laporan yang tidak jujur, apalagi yang bertujuan menyenangkan pimpinan atau bersifat asal bapak senang (ABS), justru berpotensi menyesatkan proses pengambilan kebijakan.

Menurut Bamsoet, kesalahan data dapat berdampak serius, mulai dari kebijakan yang tidak tepat sasaran hingga menimbulkan ketidakadilan di tengah masyarakat. Bahkan, dalam sejumlah kasus global, kekeliruan data bisa berujung pada dampak yang fatal.

Dalam konteks nasional, ia menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih memerlukan evaluasi dan pengawasan ketat. Program tersebut, kata dia, pada dasarnya merupakan langkah strategis untuk investasi masa depan bangsa, namun implementasinya harus didukung laporan yang objektif.

“Presiden harus mendapatkan gambaran yang utuh agar dapat melakukan perbaikan program secara tepat,” katanya.

Bamsoet juga menyinggung peringatan keras Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pemerintahan dan BUMN agar tidak menyampaikan laporan palsu. Peringatan itu disampaikan dalam acara tasyakuran satu tahun Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara pada 11 Maret 2026 di Jakarta.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dorong Produk Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan agar laporan yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar menyenangkan pimpinan.

“Jangan main-main lagi dengan saya; laporan palsu; laporan menyenangkan-menyenangkan,” tegas Presiden.

Bamsoet menilai pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Dengan sistem yang baik, Presiden diyakini dapat merumuskan kebijakan yang lebih akurat dan berpihak pada rakyat.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah situasi global yang penuh tantangan, termasuk dampak konflik geopolitik, kejujuran dalam penyampaian informasi menjadi semakin krusial.

“Jika Presiden sudah bersikap terbuka kepada publik, maka para pembantunya juga harus berani jujur dalam menyampaikan kondisi sebenarnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *