Kapolda Aceh Subuh Berjamaah Bersama Warga, Imam Masjid Apresiasi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

Kapolda Aceh Subuh Berjamaah Bersama Warga, Imam Masjid Apresiasi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

BANDA ACEH, Barometer99.com — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan terus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan dialog langsung. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Salat Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitussalihin, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi momentum ibadah bersama, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi warga, serta membangun komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda Aceh hadir bersama Irwasda Polda Aceh, para pejabat utama (PJU), Kapolresta Banda Aceh, Kapolsek Ulee Kareng, serta sejumlah personel Polda Aceh. Suasana berlangsung khidmat dan penuh keakraban bersama jemaah masjid.

Ada pesan penting yang mengemuka dalam kegiatan tersebut. Dalam tausiah keagamaan, Imam Chik Masjid Baitussalihin menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Aceh beserta jajaran atas keberhasilan mengungkap pabrik narkotika jenis sabu di wilayah Pidie.

Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak akal, kesehatan, kehidupan keluarga, hingga tatanan sosial masyarakat.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada Polri, TNI, BNN, maupun instansi pemerintah terkait. Seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan barang terlarang tersebut.

Selain narkoba, Imam Chik juga mengingatkan bahaya judi online yang telah menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari keretakan rumah tangga, kehilangan pekerjaan, hingga kesulitan ekonomi keluarga.

Kapolda Perkuat Komunikasi Langsung dengan Masyarakat

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan Salat Subuh Keliling merupakan bagian dari program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Baca Juga :  Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis

Melalui kegiatan tersebut, jajaran kepolisian memiliki ruang untuk mendengar langsung aspirasi warga, menerima masukan, sekaligus mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.

Menurut Joko, pendekatan melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi menjadi salah satu cara membangun kepercayaan serta memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi, silaturahmi, dan kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Joko.

Ngopi Bersama Warga, Kapolda Serap Aspirasi

Usai melaksanakan salat Subuh berjemaah dan mengikuti tausiah, Kapolda Aceh melanjutkan kegiatan dengan ngopi bersama pengurus masjid dan masyarakat.

Suasana santai tersebut dimanfaatkan untuk berdialog secara langsung, bertukar informasi, serta menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan dan persoalan sosial di lingkungan mereka.

Kabid Humas menegaskan, Polda Aceh akan terus mengembangkan pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan, silaturahmi, dan komunikasi langsung dengan masyarakat.

Dengan demikian, kehadiran Polri diharapkan tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian dan keterlibatan dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menjauhi narkoba dan judi online, serta membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan saling peduli demi terpeliharanya kamtibmas di Aceh,” tutup Joko.

Kegiatan Salat Subuh Keliling ini menjadi salah satu upaya Polda Aceh membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat, sekaligus mengajak seluruh komponen daerah mengambil peran dalam menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba serta penyakit sosial lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *