Pengabdian Masyarakat Fakultas Keperawatan UNEJ Di Lumajang Di Datangin Dosen Faculty of Nursing Roi Et Rajabhat University, Thailand
Lumajang. Barometer99.com – Wakil Dekan l Bidang Akademik Fakultas Keperawatan Universitas Jember di Kabupaten Lumajang, Anisah Ardiana, S,Kep.,M.Kep.,Ph.D. dalam mendampingi kedatangan tamu dosen dari Faculty of Nursing Roi Et Rajabhat University, Thailand di dalam berkegiatan di Kabupaten Lumajang Jawa Timur.
Anisa mengatakan bahwa dosen yang datang bukan hanya dari negeri Gajah Putih saja namun ada yang dari Australia dan Taiwan, kedatangan mereka ada beberapa program yang diikuti tidak hanya di kampus Fakultas Keperawatan UNEJ akan tetapi ada juga yang diprogramkan di kampus Fakultas Keperawatan UNEJ di Lumajang.
Lima dosen dari Thailand itu yang melakukan kunjungan di kampus Fakultas Keperawatan UNEJ di Lumajang terbangi dua, yang di kampus ada tiga orang dengan mengikuti berkegiatan salah satunya hospital visit, dan dua dosen lagi kegiatan mengikuti pengabdian masyarakat di Hunian Tetap (Huntap) Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro.
Sebenarnya ada tiga negara yang hadir yaitu dari Australia, Taiwan dan Thailand, namun untuk pembagian waktu maka maka ada dua orang yang turun bersama dosen Keperawatan bertemu dengan masyarakat penyintas Gunung Semeru,” kata Anisa disela mendampingi tamunya. Jum’at (24/09/2026).
Dosen dari Thailand mulai berkegiatan sejak hari Rabu 23 September bertempat di kampus fakultas keperawatan di Jember, setelah usainya dari Jember langsung ke Lumajang. Mereka sangat terkesan datang ke Lumajang Indonesia pada umumnya karena masyarakat dengan keramahan merasa dihargai.
Mereka dalam perjalanan dari dalam kota menuju kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar di Huntap banyak yang disampaikan kepada Anisa yaitu adanya tempat tinggal masyarakat yang berdekatan dengan Gunungapi Gunung Semeru, dimana gunung tertinggi di Jawa ini bisa menjadi ancaman sewaktu-waktu bagi warga yang harus dibekali kewaspadaan dan tangguhkan menghadapi ancaman gunung berketinggian 3.676 dari permukaan laut.
Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lumajang Dr. H. Suhari, A.Per.Pen., M.M, berharap lembaga pendidikan atau instansi dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketangguhan ancaman bencana alam Semeru. Kehidupan masyarakat di Huntap juga mempertanyakan penguatan kebersihan dan perekonomian.
Kata Haji Suhari dalam waktu dekat ada beberapa universitas yang akan melakukan pengabdian masyarakat, semakin sering masyarakat penyintas Semeru di berikan pemahaman soal kebencanaan dan pelatihan lainnya akan semakin mapan SDM nya.
“Insyaallah dalam waktu dekat dari Universitas Brawijaya, Universitas Keperawatan Malang, dan Universitas Widiya Gama di Malang, selain itu menyusul dari Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk melakukan riset dan pengabdian masyarakat,” ucap Haji Suhari.
Sang Doktor berharap masyarakat Huntap dapat menyerap materi yang diberikan, karena tujuan dari mereka ingin berkontribusi dalam mewujudkan ketanggungan menghadapi ancaman bencana. (Efendi)












