Jembatan Kanca Waworada Rusak Sejak 2023, Warga Langgudu Masih Bertaruh Nyawa

Jembatan Kanca Waworada Rusak Sejak 2023, Warga Langgudu Masih Bertaruh Nyawa

Barometer99.com, Bima-NTB- Jembatan Kanca yang berada di Dusun I, Desa Waworada, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kini belum juga diperbaiki meski kerusakannya telah berlangsung sejak 2023.

Kondisi tersebut membuat warga yang setiap hari menggunakan jembatan penghubung Kecamatan Langgudu dan Kecamatan Monta harus menghadapi risiko keselamatan saat melintas.

Jembatan Kanca diketahui berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Namun, hingga Rabu, 9 September 2026, perbaikan terhadap infrastruktur tersebut belum kunjung terealisasi.

“Masih rusak, belum diperbaiki,” kata Rosmawati saat dimintai keterangan oleh redaksi, Rabu (9/9/2026).

Rosmawati yang berprofesi sebagai guru, mengatakan kerusakan jembatan semakin mengkhawatirkan karena kondisi jalur yang dilalui masyarakat setiap hari tidak sepenuhnya aman.

Menurut dia, sejumlah pengendara bahkan beberapa kali dilaporkan terperosok ke sungai ketika berusaha melewati jembatan tersebut. Meski demikian, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kecelakaan di lokasi tersebut.

“Ada, sih, tetapi belum ada yang parah sampai meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Waworada, Dahlan, mengungkapkan kerusakan Jembatan Kanca telah berlangsung selama kurang lebih empat tahun.

Pihak desa, kata dia, telah berulang kali menyampaikan kondisi tersebut kepada instansi terkait. Namun, sampai sekarang belum ada kepastian mengenai pelaksanaan perbaikan.

“Sudah Berkali-kali terjadi kecelakaan, namun masyarakat tetap mengambil risiko untuk menggunakan jalan itu karena kebutuhan ekonomi,” kata Dahlan.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut kerusakan fisik infrastruktur, tetapi juga berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat di wilayah Langgudu.

Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penting yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menuju tempat kerja dan sekolah.

Baca Juga :  Pelarian Berakhir, Dua Tersangka Curat Berhasil Ditangkap Polsek Mesuji Timur dan Tekab 308

Dahlan menjelaskan, setiap hari terdapat siswa dan guru yang menggunakan akses tersebut. Salah satunya warga yang hendak menuju SDN Oi Nari di Desa Waworada.

Selain itu, sejumlah guru yang berasal dari Desa Karumbu dan Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, juga memanfaatkan jalur tersebut untuk menuju sekolah di Desa Doro O’o.

“Selain itu, sejumlah guru dari Desa Karumbu dan Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, juga menggunakan jalur tersebut untuk menuju sekolah di Desa Doro O’o,” jelasnya.

Kondisi Jembatan Kanca yang belum diperbaiki membuat akses transportasi masyarakat menjadi semakin berisiko. Apalagi, jalur tersebut memiliki fungsi penting sebagai penghubung antarwilayah.

Warga berharap Pemerintah Provinsi NTB segera memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan tersebut dan memastikan langkah perbaikan dapat dilakukan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *