Barometer99.com, GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Kabupaten Gresik, Sabtu (8/8/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, meliputi penguatan ekosistem pesantren, revitalisasi pendidikan vokasi, dan pemberdayaan UMKM di wilayah pesisir.
Rangkaian kegiatan dimulai di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun. Kedatangan Menko disambut Pengasuh Ponpes KH Afif Maksum, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik, Ketua DPRD Syahrul Munir, serta jajaran kementerian dan lembaga.
Sebelum agenda utama, rombongan meninjau booth layanan masyarakat. Ada tes psikologi, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran produk UMKM, hingga pendampingan sertifikasi halal.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan sejumlah bantuan. Di antaranya sertifikat halal untuk UMKM, penghargaan BPJPH kepada LP3H STAI Ponpes Ihyaul Ulum, bantuan sertifikasi SMK berbasis pesantren, santunan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, bantuan Zmart BAZNAS RI, serta penandatanganan MoU Link and Match antara SMK dengan dunia industri.
Menko Muhaimin menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Penguatan pendidikan vokasi dan keterampilan generasi muda dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi nasional dirasakan langsung masyarakat.
Di sela kegiatan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyapa para santri. Ia memotivasi pelajar untuk rajin belajar, disiplin, menjaga pergaulan, dan memiliki cita-cita tinggi.
“Adik-adik harus rajin belajar dan jangan mudah menyerah. Manfaatkan waktu untuk menuntut ilmu. Tentukan cita-cita dan terus berusaha meraihnya,” pesan AKBP Ramadhan.
Kapolres juga mengingatkan siswa menjauhi perilaku negatif dan bijak menggunakan media sosial. “Jaga diri, hormati guru dan orang tua. Jadilah generasi yang membanggakan keluarga, pesantren, dan Gresik,” tambahnya.
Usai dari Dukun, rombongan melanjutkan ke Balai Desa Watuagung, Bungah. Di sana Menko meninjau program pemberdayaan PNM, klasterisasi produk olahan laut khas Mengare, Ruang Pintar Karya Agung, serta berdialog dengan pelaku UMKM di Kedai Dua Putri.
Kapolres memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan aman dan tertib. “Alhamdulillah kegiatan berjalan kondusif,” ujar AKBP Ramadhan.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, kepolisian, pesantren, dan dunia usaha dalam mendorong pemberdayaan ekonomi dan menyiapkan SDM unggul. (Red)












