Tukin TNI Naik, Komisi I: Kinerja Harus Semakin Meningkat
Jakarta, Barometer99.com – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Oleh Soleh, menyambut baik keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan tunjangan kinerja (tukin) bagi pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian negara terhadap kesejahteraan prajurit yang selama bertahun-tahun belum mengalami penyesuaian tunjangan.
Oleh Soleh menilai kenaikan tukin tersebut telah melalui kajian yang matang oleh pemerintah. Apalagi, prajurit TNI sudah cukup lama tidak mendapatkan kenaikan tunjangan kinerja, yakni sejak tahun 2018.
“Kenaikan tunjangan kinerja bagi prajurit TNI tentu bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Pemerintah pasti telah melakukan kajian secara komprehensif, terlebih sudah hampir delapan tahun tukin TNI tidak mengalami penyesuaian,” ujar Oleh Soleh, Senin (03/08/2026).
Menurut anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi itu, peningkatan kesejahteraan prajurit merupakan investasi penting untuk memperkuat pertahanan negara. Dengan kesejahteraan yang lebih baik, prajurit diharapkan dapat semakin fokus menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.
“Harapan kita, kenaikan tukin ini berdampak langsung pada peningkatan kinerja TNI. Prajurit harus semakin profesional, disiplin, dan semakin optimal dalam menjalankan tugas-tugas negara,” kata legislator asal Dapil Jawa Barat XI itu.
Oleh Soleh juga menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan harus diikuti dengan peningkatan integritas dan kepatuhan terhadap hukum. Ia berharap tidak ada lagi anggota TNI yang melakukan pelanggaran berat maupun aksi kekerasan yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Jangan sampai setelah kesejahteraan meningkat masih ada oknum prajurit yang melakukan pelanggaran berat atau tindakan kekerasan. Kepercayaan masyarakat kepada TNI harus terus dijaga melalui sikap profesional dan taat hukum,” tegasnya.
Ia menambahkan, kenaikan tunjangan kinerja juga diharapkan dapat membantu prajurit memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga mereka tidak lagi terbebani persoalan ekonomi saat menjalankan tugas negara.
“Dengan kesejahteraan yang semakin baik, prajurit bisa lebih tenang memenuhi kebutuhan keluarga dan lebih fokus mengabdi kepada bangsa dan negara. Pada akhirnya, yang diuntungkan adalah masyarakat karena memiliki TNI yang semakin profesional, modern, dan berintegritas,” jelas mantan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat itu. (Efendi)












