Dialog lebih dari tiga jam bahas geopolitik global hingga upaya Indonesia mendorong perdamaian di Timur Tengah
Jakarta, Barometer99.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi bersama sekitar 160 ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam (5/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah dan para ulama untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari dinamika geopolitik global hingga peran diplomasi Indonesia dalam mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga memaparkan secara langsung alasan serta proses panjang di balik keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP).
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya konkret Indonesia untuk membantu mengurangi konflik dan korban di wilayah Palestina, khususnya di Gaza.
Menurut Presiden, keputusan Indonesia untuk terlibat dalam forum tersebut telah melalui komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara mayoritas Islam dan negara di kawasan Timur Tengah, antara lain Turkiye, Arab Saudi, Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Pakistan, Yordania, Kuwait, dan Bahrain.
Berdasarkan data dan fakta yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, sejak ditandatanganinya perjanjian damai Gaza Palestina di Sharm El-Sheikh, Mesir pada Oktober 2025 lalu, jumlah konflik dan korban di Gaza dalam enam bulan terakhir mengalami penurunan signifikan, yakni menjadi sekitar 500 jiwa.
Sementara itu, pada periode 2024–2025 jumlah korban konflik tercatat mencapai lebih dari 70.000 jiwa.
Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penghentian konflik secara total tidak dapat terjadi secara instan. Hingga kini masih terdapat sejumlah insiden yang menimbulkan korban, namun jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya.
Melalui dialog bersama para ulama dan tokoh ormas Islam tersebut, pemerintah berharap dukungan moral dan doa dari seluruh elemen masyarakat agar upaya diplomasi Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia dapat terus berjalan.












