Tinjau Balai Besar Rehabilitasi BNN, Mensos Dan Menkes Apresiasi Fasilitas
Bogor, Barometer99.com – Usai menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pelaksanaan Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi bagi Pecandu, Penyalahguna, dan Korban Penyalahgunaan Narkotika pada Selasa (11/8), Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto mengajak Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung Balai Besar Rehabilitasi BNN di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas kementerian dalam memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan pascarehabilitasi berjalan secara terpadu. Ketiganya melihat secara langsung berbagai fasilitas serta layanan yang diberikan BNN kepada pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika dalam proses pemulihan.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNN RI bersama Menteri Sosial dan Menteri Kesehatan meninjau sejumlah fasilitas rehabilitasi sekaligus melihat proses pelayanan yang menjadi bagian penting dalam pemulihan penyalahguna narkotika. Peninjauan ini juga memberikan gambaran mengenai kebutuhan penanganan yang komprehensif, mulai dari aspek medis, psikologis, sosial, hingga reintegrasi ke lingkungan masyarakat.
Kelengkapan fasilitas yang dimiliki Balai Besar Rehabilitasi BNN pun mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Keduanya menilai fasilitas rehabilitasi yang tersedia telah didukung sarana dan prasarana yang lengkap untuk menunjang proses pemulihan secara menyeluruh, sehingga dapat menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat layanan rehabilitasi bagi pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika.
“Empat jempol. Fasilitasnya luar biasa, lengkap, dan sangat mendukung proses rehabilitasi,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat meninjau Balai Besar Rehabilitasi BNN.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai fasilitas yang tersedia di Balai Besar Rehabilitasi BNN sudah cukup baik dalam mendukung pelaksanaan layanan rehabilitasi. Meski demikian, Ia menyebut masih terdapat sejumlah peralatan yang perlu diperbarui guna memastikan pelayanan dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi.
Dengan disepakatinya Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pelaksanaan Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi, BNN optimistis dapat memperkuat layanan rehabilitasi secara terpadu, dari proses pemulihan hingga pascarehabilitasi. Kolaborasi BNN bersama Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Ketenagakerjaan ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan serta memastikan pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika memperoleh kesempatan untuk pulih, mandiri, dan kembali berdaya di tengah masyarakat.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN












