Wapres Gibran Tinjau Korban Keracunan Makanan di Karo, Pastikan Penanganan Medis Terbaik hingga Opsi Rujukan ke Jakarta

Wapres Gibran Tinjau Korban Keracunan Makanan di Karo, Pastikan Penanganan Medis Terbaik hingga Opsi Rujukan ke Jakarta

KARO, Barometer99.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi anak-anak yang tengah menjalani perawatan medis akibat keracunan makanan di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan para pasien mendapatkan penanganan serta fasilitas kesehatan yang optimal.

Dalam kesempatan tersebut, pihak pemerintah menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden yang menimpa para korban. Keluarga pasien dan masyarakat setempat juga berkesempatan menyampaikan berbagai keluhan secara langsung, mulai dari ketersediaan obat-obatan hingga kebutuhan rujukan bagi pasien yang memerlukan perawatan lanjutan.

“Saya yang minta maaf, Pak. Saya minta maaf sekali atas kejadian ini. Kami pastikan anak-anaknya pulih semua, ya… sampai benar-benar sembuh total,” ujar Wapres Gibran di hadapan para orang tua pasien.

Guna memastikan pemulihan berjalan optimal, pemerintah menegaskan komitmen penuh untuk memberikan fasilitas kesehatan terbaik bagi anak-anak yang terdampak agar dapat segera kembali beraktivitas.

“Memastikan setiap anak mendapatkan penanganan terbaik sesuai kebutuhan medisnya, saya meminta kepada dokter pribadi saya untuk tinggal sementara di Kabupaten Karo, Sumatra Utara untuk berkoordinasi dan memberi bantuan tambahan bagi pihak rumah sakit. Opsi rujukan ke Jakarta juga tersedia bagi anak-anak yang memerlukan penanganan lebih lanjut, untuk memastikan proses pemulihan berjalan secara maksimal, sehingga anak-anak dapat kembali sehat, bersekolah, menuntut ilmu, dan mengejar cita-cita mereka kembali.”

Pemerintah berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan yang ada, sekaligus mengevaluasi program pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Baca Juga :  Wamendagri Wiyagus: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *