Tak Terima Diceraikan, Menantu Bacok Mertua di Parado

Tak Terima Diceraikan, Menantu Bacok Mertua di Parado

Bima, Barometer99.com- Seorang pria berinisial SL (28), warga Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga membacok mertuanya sendiri, AD (58), warga Desa Parado Wane, Kecamatan Parado, pada Senin (8/6/2026).

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui Kapolsek Parado Ipda Ady Darmawan membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, menantu bacok mertua karena tidak diterima diceraikan anaknya,” kata Ipda Ady Darmawan.

Menurut Ipda Darmawan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban saat itu sedang duduk di depan rumah salah seorang warga. Tiba-tiba terduga pelaku datang membawa sebilah parang dan langsung menyerang korban tanpa banyak bicara.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada lengan kiri serta tulang kering kaki kiri. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Monta untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah melakukan penganiayaan, terduga pelaku melarikan diri. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran.

“Setelah melakukan penganiayaan, terduga pelaku melarikan diri dan hingga saat ini masih terus diburu,” kata Kapolsek.

Polisi menduga motif penganiayaan dipicu persoalan rumah tangga. Terduga pelaku diduga tidak menerima keputusan perceraian dengan anak korban.

Hingga kini, polisi masih memburu terduga pelaku.***

Baca Juga :  Dandim 0709/Kebumen dan Kades Somagede Susuri Lereng Demi Air Bersih Warga, TMMD ke-127 Wujudkan Harapan Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *