Satu Peserta Pawai Budaya Selamatan Desa Dan Petik Laut Jadi Perhatian Penonton
Situbondo. Barometer99.com – Pawai budaya dalam rangka Selamatan Desa dan Petik Laut di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada hari Sabtu (24/10/2026) berlangsung meriah. Ribuan penonton yang ada dua sisi jalan menjadikan peserta pawai termotivasi dalam menampilkan gerak tari maupun vokalnya.
Kegiatan tersebut berbagai kesenian kreasi di tampilkan sebagai wujud mencerminkan mencerminkan kekayaan tradisi lokal. Antusiasme warga membuat perayaan tahunan itu semakin semarak sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat pesisir.
Di antara peserta pawai ada yang menjadi perhatian penonton tertuju pada kelompok masyarakat yang mengibarkan bendera merah putih dan bemdera NKI (Nasim Khan Indonesia).
Kehadiran rombongan tersebut menjadi bagian dari semarak pawai budaya. Sejumlah warga yang ditemui awak media menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, serta Anggota DPR RI HM Ir Nasim Khan.
Warga menilai, respons cepat terhadap keluhan masyarakat menjadi salah satu hal yang mereka harapkan dari para pemimpin, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Kami punya Bupati luar biasa saat ini dan kami juga memiliki anggota DPR RI yang luar biasa, yaitu Bapak Nasim Khan, yang sudah banyak membantu kami,” ujar salah seorang warga.
Warga Apresiasi Nasim Khan, Harapkan Pembangunan Situbondo Makin Pesat
Apresiasi terhadap Nasim Khan turut disampaikan sejumlah warga yang menaruh harapan terhadap keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Situbondo.
Bagi masyarakat, perhatian terhadap persoalan yang mereka hadapi sehari-hari menjadi hal penting. Warga berharap aspirasi masyarakat, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir, dapat terus diperjuangkan melalui komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
Mereka juga menilai, sinergi antara Bupati Situbondo dan wakil rakyat di tingkat nasional dapat menjadi salah satu faktor pendukung percepatan pembangunan daerah.
Harapan tersebut tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, mulai dari peningkatan kesejahteraan hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat pesisir.
Warga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat tidak hanya berhenti pada koordinasi, tetapi juga diwujudkan melalui program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Bagi masyarakat Desa Kilensari, perhatian terhadap aspirasi warga menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menilai kinerja para pemimpin.
Mereka menginginkan agar komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan wakil rakyat tetap terjalin sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat disampaikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Selamatan Desa dan Petik Laut Jadi Penjaga Tradisi Nelayan dijelaskan Kepala Desa Kilensari, Sugiono, mengatakan Selamatan Desa dan Petik Laut memiliki makna penting bagi masyarakat setempat.
Menurut dia, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan juga bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya menjaga tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
“Tradisi Selamatan Desa dan Petik Laut memiliki makna penting bagi masyarakat Desa Kilensari. Selain sebagai wujud rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun,” kata Sugiono.
Sugiono menambahkan, pawai budaya menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan tradisi lokal kepada khalayak luas.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial warga Desa Kilensari.
Ia juga berharap generasi muda dapat mengenal dan mencintai tradisi daerahnya sendiri sehingga kebudayaan lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Menurut Sugiono, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, partisipasi warga dalam Selamatan Desa dan Petik Laut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
Pawai Budaya Perkuat Kebersamaan Masyarakat Pesisir
Pawai budaya Desa Kilensari memperlihatkan bagaimana tradisi lokal masih menjadi ruang berkumpul dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
Keterlibatan warga dalam menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya juga menjadi wujud partisipasi masyarakat dalam merawat identitas desa.
Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan harapan terhadap masa depan Situbondo, termasuk pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat pesisir.
Masyarakat berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam Selamatan Desa dan Petik Laut dapat berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta para wakil rakyat sesuai tugas dan kewenangannya, warga berharap Situbondo dapat terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisi dan budaya lokalnya. (Efendi)












