BAROMETER99,MUARA ENIM – Rapat kordinasi percepatan swasembada pangan 26 Agustus 2026 di hadiri staf ahli menteri pertanian, Direktur BRMP Sumsel dan PJM muara enim dikantor Dinas Pertanian Kabupaten Muara Enim, Pertanian Modern Advanced Agricultur System (PM-AAS), sebagai program untuk meningkatkan provitas hasil pertanian bukan penambahan luas lahan pertanian. rakor ini dilaksanakan guna meningkatan lahan-lahan pertanian produktif di kabupaten Muara Enim yang sejatinya adalah untuk meningkatkan hasil panen.
Dengan menjalankan Program PM-AAS diharapkan petani lebih meningkatkan hasil panen padi yang awalnya hanya 7 Ton dengan PM-AAS menjadi 10Ton/hektar, sehingga petani akan lebih sejahtera.
Dalam acara tersebut turut dihadiri Dinas Pertanian Muara Enim, Ka timker, Korluh dan PPL, Kabid Sereal, BPS serta LIP.
Dalam kesempatan tersebut rombongan meninjau langsung Pompa JIAT sebagai solusi dari musim elnino Godzila sebagai antisipasi kekeringan guna mengairi lahan persawahan, sinergitas antara PU Pengairan dengan Dinas Pertanian dalam mensukseskan Program PM-AAS. dalam kesempatan ini Kepala Direktur BRMP Sumsel Noor Roufiq Ahmadi mengatakan, pihak mereka akan memper cepat apa yang sudah dilaksankan didalam rakor tersebut termasuk dari beberapa kebutuhan seperti pupuk benih dan lain sebagainya, ditambahkan Staf Ahli Mentri Pertanian Nandang Sudarajad, dengan adanya rakor PM-AAS salah satu program yang di dorong oleh kementrian keprovinsi sumatera selatan yang notabene salah satu penyokong terbesar dari hasil pertanian indonesia.
Rapat kordinasi percepatan swasembada pangan dengan metode PM-AAS




