Presiden Prabowo Subianto Umumkan Reformasi Haji
Bogor, Barometer99.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan reformasi signifikan dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dengan fokus utama pada pemangkasan masa tunggu jemaah secara drastis.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat kerja pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026).
Presiden menyatakan bahwa mulai tahun 2026, durasi antrean haji nasional diproyeksikan akan berkurang hampir separuh dibandingkan periode sebelumnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan serta memberikan kepastian bagi masyarakat yang menantikan keberangkatan ibadah haji.
“Pemerintah melakukan reformasi besar dalam penyelenggaraan haji. Kita ingin masa tunggu jemaah bisa dipangkas secara signifikan agar pelayanan lebih adil dan merata,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa reformasi tersebut mencakup pembenahan sistem manajemen, peningkatan koordinasi lintas lembaga, serta optimalisasi kuota dan mekanisme pemberangkatan jemaah.
Rapat kerja ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji yang menjadi salah satu kebutuhan spiritual utama umat Muslim di Indonesia.
Dengan langkah reformasi ini, pemerintah berharap akses masyarakat terhadap ibadah haji menjadi lebih terbuka, transparan, dan efisien di masa mendatang.












