Presiden Prabowo Subianto Soroti Posisi Vital Indonesia
Bogor, Barometer99.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya posisi strategis Indonesia dalam jalur perdagangan dan energi global, khususnya di tengah gejolak konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dunia.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam rapat kerja pemerintah bersama Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026).
Dalam arahannya, Presiden menyoroti bahwa dinamika konflik di Timur Tengah memberikan pelajaran penting bagi banyak negara terkait ketergantungan terhadap jalur distribusi energi global.
Ia mencontohkan peran strategis Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur utama distribusi minyak dunia. Menurut Presiden, keberadaan satu jalur sempit tersebut mampu memengaruhi stabilitas energi global.
“Dunia melihat bahwa satu Selat Hormuz bisa menentukan hidup banyak negara saat ini. Kunci Hormuz dipegang satu negara,” tegas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada di jalur strategis perdagangan dunia harus mampu memanfaatkan posisi tersebut sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Rapat kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi dinamika global, termasuk menjaga stabilitas ekonomi nasional serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Presiden juga menegaskan pentingnya sinergi antar kementerian dalam mengantisipasi dampak konflik global, sehingga Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional di tengah ketidakpastian dunia.












