Polres OKI Padamkan Karhutla 45,6 Hektare, Patroli dan Edukasi Diperkuat

Polres OKI Padamkan Karhutla 45,6 Hektare, Patroli dan Edukasi Diperkuat

OGAN KOMERING ILIR, Barometer99.com — Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ilir (OKI) memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengintensifkan patroli, edukasi masyarakat, serta pemadaman di sejumlah lokasi rawan, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan antara lain berlangsung di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, dan Desa Pedu, Kecamatan Jejawi. Edukasi menyasar masyarakat dan pengguna jalan tol agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Dalam patroli, personel memantau wilayah rawan dan segera melakukan pemadaman serta pendinginan apabila menemukan titik api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area yang lebih luas.

Dari rangkaian penanganan tersebut, personel berhasil memadamkan Karhutla pada lahan seluas kurang lebih 45,6 hektare. Patroli dan pemantauan juga terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, jajaran Polres OKI terus mengedepankan langkah pencegahan sekaligus respons cepat dalam penanganan Karhutla.

“Kami terus meningkatkan patroli di wilayah rawan, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta memastikan personel segera melakukan pemadaman apabila ditemukan titik api. Langkah cepat ini penting agar api tidak meluas dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat ditekan,” ujar Kapolres.

Ia juga mengajak masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga wilayah masing-masing dari potensi Karhutla.

“Kami membutuhkan peran aktif masyarakat. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan apabila melihat adanya titik api segera laporkan kepada kepolisian melalui Call Center 110 agar dapat secepatnya ditangani,” tambahnya.

Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, terutama keterlibatan masyarakat dalam mencegah munculnya sumber api.

Baca Juga :  BNNP Tingkatkan Sosialisasi bahaya Narkoba Etomidate

“Pencegahan terus dilakukan melalui patroli dan edukasi. Pada saat yang sama, personel di lapangan harus cepat merespons setiap titik api agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan indikasi Karhutla,” ujarnya.

Melalui patroli berkelanjutan, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat pemadaman di lapangan, Polda Sumsel bersama Polres OKI terus melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Ogan Komering Ilir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *