Lima Hari Pencarian, Wisatawan Asal Ponorogo Ditemukan Meninggal di Laut Sumbawa

Lima Hari Pencarian, Wisatawan Asal Ponorogo Ditemukan Meninggal di Laut Sumbawa

Barometer99.com, Sumbawa-NTB- Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir yang terseret arus di Pantai Batu Pampang, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Korban berinisial MKR (19), wisatawan asal Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi, 18 Oktober 2026, setelah lima hari pencarian.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, mengatakan jasad MKR ditemukan mengambang di laut sekitar pukul 07.05 Wita. Lokasi penemuan korban berada sekitar 2 nautical mile (mil laut) ke arah barat daya dari lokasi kejadian perkara (LKP), tempat empat wisatawan dilaporkan terseret arus pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026.

“Korban terakhir, MKR (19) asal Ponorogo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari kelima, Minggu pagi,” kata Kurais, Minggu (18/10/2026).

Menurut Kurais, setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Lunyuk untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kurais menegaskan, penemuan MKR sekaligus mengakhiri operasi pencarian terhadap empat wisatawan yang menjadi korban terseret arus di Pantai Batu Pampang.

“Pencarian hari kelima, korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Ini merupakan korban terakhir yang ditemukan, inisial MKR dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

*Empat Wisatawan Terseret Arus di Pantai Batu Pampang*

Sebelumnya, insiden yang menimpa empat wisatawan tersebut terjadi pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026. Keempatnya dilaporkan terseret arus saat berada di kawasan Pantai Batu Pampang, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.

Pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban yang berasal dari Sulawesi.

Baca Juga :  Kapolres Batu Bara Hadiri Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten, Serahkan Santunan Kepada Anak Yatim

Pencarian kemudian berlanjut pada hari kedua. Tim gabungan kembali menemukan dua korban, yakni MY (19), yang berasal dari Tangerang, dan MZ (19), asal Palembang. Keduanya ditemukan di kawasan Pantai Kuang Dingin.

Sementara itu, MKR menjadi korban terakhir yang ditemukan setelah operasi pencarian berlangsung selama lima hari.

Dengan ditemukannya MKR pada Minggu pagi, seluruh korban dalam insiden terseret arus di Pantai Batu Pampang telah berhasil ditemukan. Keempat wisatawan tersebut dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *