Kabar Duka, Mantan KSAD Jenderal TNI Purnawirawan Subagyo HS Meninggal Dunia
YOGYAKARTA, Barometer99.com – Kabar duka datang dari keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Jenderal TNI (Purn.) Subagyo HS, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ke-20 yang menjabat pada periode 1998–1999, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Selasa (20/10/2026), pukul 16.22 WIB, berdasarkan informasi yang diterima.
Kepergian almarhum menjadi kabar duka bagi keluarga, kerabat, serta keluarga besar TNI, khususnya jajaran TNI Angkatan Darat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Semasa pengabdiannya, Subagyo HS pernah menduduki jabatan strategis sebagai KSAD pada masa transisi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kepemimpinannya di TNI AD berlangsung pada periode 1998–1999.
Berdasarkan konsep rencana persemayaman dan pemakaman yang disampaikan kepada keluarga, jenazah almarhum dijadwalkan diberangkatkan dari rumah duka menuju Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, pada pukul 07.00–08.00 WIB, Rabu (21/10/2026).
Jenazah diperkirakan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB untuk selanjutnya dibawa ke Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad).
Prosesi persemayaman di Mabesad direncanakan berlangsung pukul 09.45 WIB. Selanjutnya, pada pukul 11.30 WIB, jenazah dijadwalkan dibawa ke masjid Mabesad untuk disalatkan.
Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, untuk menjalani upacara pemakaman secara militer. Jenazah diperkirakan tiba di TMP Kalibata pukul 13.30 WIB, dengan upacara pemakaman dijadwalkan dimulai pukul 13.45 WIB.
Jadwal tersebut masih mengacu pada konsep rencana kegiatan yang disampaikan berdasarkan hasil pembahasan dengan pihak keluarga.
Kepergian Jenderal TNI (Purn.) Subagyo HS meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang pernah mengenal serta bekerja bersama almarhum selama masa pengabdiannya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.












