Istana Kepresidenan Dibuka untuk Generasi Muda, 200 Pelajar Diajak Mengenal Sejarah dan Pemerintahan Indonesia
JAKARTA, Barometer99.com — Upaya mendekatkan generasi muda dengan sejarah bangsa dan penyelenggaraan pemerintahan terus dilakukan melalui program edukasi Istana untuk Anak Sekolah. Kali ini, sebanyak 200 siswa dari dua sekolah mendapatkan kesempatan mengikuti pembelajaran langsung di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 147 siswa dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Kota Tangerang Selatan dan 53 siswa dari SMP Negeri 248 Jakarta, didampingi para guru masing-masing.
Program ini memberikan pengalaman berbeda bagi para pelajar. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui buku pelajaran, tetapi juga berkesempatan mengenal secara langsung lingkungan pemerintahan dan kelembagaan kepresidenan yang selama ini lebih banyak diketahui melalui pemberitaan maupun tayangan televisi.
Sebelum mengikuti kunjungan ke lingkungan Istana, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai tugas dan fungsi Kementerian Sekretariat Negara dalam mendukung pelaksanaan tugas Presiden dan Wakil Presiden serta penyelenggaraan pemerintahan.
Materi tersebut disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Faisal Fahmi. Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan fungsi Istana Kepresidenan Jakarta dari Kepala Bagian Dukungan Administrasi Biro Humas, Wenny Aulia Vidyaningtyas.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Istana Negara dan Istana Merdeka memiliki nilai penting dalam perjalanan sejarah ketatanegaraan Indonesia. Kedua bangunan tersebut menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan resmi kenegaraan dan agenda kepresidenan.
Melalui pengenalan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa lingkungan Istana bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan juga bagian penting dari perjalanan pemerintahan dan kehidupan berbangsa.
Antusiasme peserta terlihat selama mengikuti rangkaian kegiatan. Kesempatan memperoleh pengetahuan secara langsung mengenai lingkungan pemerintahan memberikan pengalaman baru yang tidak selalu bisa didapatkan dalam pembelajaran di ruang kelas.
Salah seorang peserta dari SMP Negeri 248 Jakarta, Martin Saputra Napitupulu, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru selama mengikuti program tersebut. Ia bahkan berencana membagikan pengalaman berharga itu kepada teman-temannya.
Sementara itu, Shafa Aulia Putri, siswa SRMA 33 Kota Tangerang Selatan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan mengikuti kegiatan edukatif tersebut. Ia juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kesempatan memperoleh pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
Program Istana untuk Anak Sekolah sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang mulai dilaksanakan pada 7 April 2026. Melalui program ini, Istana Kepresidenan dibuka bagi para pelajar agar mereka dapat mengenal sejarah bangsa, memahami sistem pemerintahan, serta melihat secara langsung tempat berlangsungnya berbagai agenda kenegaraan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun dan mempersiapkan generasi muda Indonesia. Presiden ingin memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan Istana sekaligus mendorong mereka berani memiliki cita-cita besar bagi masa depan bangsa.
Program ini juga direncanakan menjangkau delapan Istana Kepresidenan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sehingga kesempatan belajar tidak hanya terbatas bagi siswa di Jakarta, tetapi juga dapat diakses pelajar dari luar ibu kota dan luar Pulau Jawa.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap generasi muda semakin memahami sejarah perjalanan bangsa, mengenal proses penyelenggaraan pemerintahan, serta memiliki wawasan kebangsaan yang lebih luas.
Lebih dari sekadar kunjungan, Istana untuk Anak Sekolah menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Sebab, mengenal sejarah, memahami pemerintahan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air merupakan bekal penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Dari lingkungan Istana, para pelajar diharapkan membawa pulang bukan hanya kenangan, tetapi juga inspirasi, semangat belajar, dan keberanian untuk menggantungkan cita-cita setinggi mungkin demi Indonesia di masa depan.












