Umum  

Distribusi MBG SPPG Kalipare Putukrejo Berjalan Optimal, Ribuan Siswa Nikmati Menu Bergizi Dua Hari Berturut-turut

Barometer99.com / Malang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh SPPG Malang Kalipare Putukrejo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan asupan gizi bagi pelajar. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026 dan Sabtu, 2 Mei 2026 ini sukses menjangkau ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.

Berlokasi di Dusun Krajan 01 RT 06 RW 01, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kegiatan ini berada di bawah naungan Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia sebagai mitra Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG, Achmad Andre Rifqiarno, memimpin langsung pelaksanaan distribusi yang menyasar total 2.444 sasaran, meliputi siswa, guru, dan tenaga pendidik.

Namun, untuk realisasi di lapangan, jumlah porsi yang tersalurkan pada Kamis dan Sabtu masing-masing mencapai 1.964 penerima manfaat.

Distribusi ini tetap berjalan lancar dengan memperhatikan kondisi kegiatan belajar mengajar di masing-masing sekolah.
Pada Kamis (30/4), menu yang disajikan berupa roti burger, ayam katsu, edamame, serta sayuran segar seperti tomat dan ketimun, dilengkapi buah jeruk. Menu ini dirancang dengan komposisi gizi seimbang, di mana porsi besar mengandung energi 452,6 kkal dan porsi kecil 396,6 kkal.
Sementara itu, pada Sabtu (2/5), menu yang diberikan merupakan kategori fresh food sederhana berupa dimsum, susu, dan buah pisang. Meski lebih ringan, menu ini tetap memenuhi kebutuhan energi harian dengan kandungan 284,8 kkal untuk porsi besar dan 228,4 kkal untuk porsi kecil.

Program ini menjangkau berbagai lembaga pendidikan mulai dari PAUD/TK, SD/MI hingga SMP/MTs di wilayah Tumpakrejo, Putukrejo, dan Kaliasri. Beberapa di antaranya seperti TK Muslimat NU Dewi Masithoh 3 Kalipare dengan 117 penerima manfaat, SDN 1 Tumpakrejo sebanyak 290 siswa, hingga MI Darul Yaqin dengan 164 penerima manfaat.

Baca Juga :  Sambut Audiensi PWI Sumsel, Bupati Muba HM Toha Siap Dukungan Program PWI untuk Kemajuan Daerah

Secara keseluruhan, total penerima manfaat mencapai 1.964 orang yang tersebar di puluhan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG benar-benar menyentuh lapisan pendidikan dasar hingga menengah secara merata.

Meski demikian, terdapat beberapa kendala teknis di lapangan. Salah satunya di SMPN 1 Ngembul Kalipare dengan jumlah 480 siswa yang belum dapat menerima manfaat pada Kamis karena masih berlangsung kegiatan PSAJ, serta pada Sabtu tidak mendapatkan menu fresh food karena menerapkan sistem KBM lima hari.

Kepala SPPG, Achmad Andre Rifqiarno, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan distribusi agar semakin optimal dan merata. Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak sekolah dan yayasan yang turut membantu kelancaran program ini.

“Program ini bukan hanya tentang pemberian makanan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan dan masa depan generasi muda,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan yang konsisten dan menu yang variatif serta bergizi, program MBG di wilayah Kalipare diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan intervensi gizi berbasis sekolah yang berkelanjutan.

Penulis : Ratri Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *