Bupati dan Dandim Bima Gelar Rakor Bahas Gerai Kopdes Merah Putih

Bupati dan Dandim Bima Gelar Rakor Bahas Gerai Kopdes Merah Putih

Bima, Barometer99.com- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) intensif guna membahas langkah-langkah strategis penyelesaian kendala lahan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kamis (5/3) bertempat di Rumah Dinas Dandim 1608/Bima.

Dalam rapat tersebut pemerintah kabupaten bima berkomitmen
dalam mengawal legalitas dan ketersediaan infrastruktur pendukung untuk mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Bupati Bima Ady Mahyudi mengatakan fokus utama pembahasan adalah penyelesaian lahan Gerai KDMP pada 33 desa yang saat ini masih menghadapi kendala administratif maupun teknis.

Ia menjelaskan masalah yang diidentifikasi meliputi kekurangan luasan lahan serta proses perizinan yang belum tuntas. “Legalitas lahan merupakan fondasi utama agar pembangunan gerai tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya dihadapan 33 Kepala Desa yang mengikuti Rakor.

Tidak hanya itu, bupati menyinggung masalah teknis dan mendorong jajaran dinas terkait untuk bekerja secara lintas sektoral guna memangkas hambatan birokrasi.

“Segera melakukan Pendataan Ulang (Verifikasi Lapangan) verifikasi faktual terhadap 33 titik lahan Gerai KDMP, Sinkronisasi Aturan oleh Dinas PUPR dan Perkim melakukan penyesuaian tata ruang (Zonasi) untuk memastikan izin pembangunan gerai tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku,” tandasnya.

Ia berharap pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima lebih proaktif memfasilitasi dan melakukan pendampingan pemerintah desa dalam proses hibah/ijin, pengalihan atau peminjaman lahan aset desa agar status hukumnya jelas (clean and clear), Pelaporan Berkala.

“Seluruh progres perkembangan wajib dilaporkan kepada bupati melalui sekretariat daerah secara berkala setiap akhir pekan,” pungkasnya

Sementara Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, menyampaikan pertemuan ini menjadi krusial dalam upaya bersama memastikan pemerintah dan TNI hadir dalam keberlanjutan program ekonomi kerakyatan melalui wadah koperasi di tingkat desa.

Baca Juga :  Satgas Saber Pangan Polres Jakbar Turun ke Pasar Tomang Barat, Awasi Harga dan Ketersediaan Pangan

Ia berharap adanya progres nyata dalam waktu dekat bagi 33 desa sehingga mampu mempercepat proses verifikasi di lapangan agar Gerai Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi bagi kemajuan desa. (**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *