‎‎Turnamen Sepak Bola Antar Gampong Memanas, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Sigap Redam Keributan Di Tanah Luas

‎‎Turnamen Sepak Bola Antar Gampong Memanas, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Sigap Redam Keributan Di Tanah Luas

‎Aceh Utara, Barometer99.com – Turnamen sepak bola antar gampong yang mempertemukan kesebelasan Desa Ampeh dan Desa Trieng di Lapangan Sepak Bola Bumi Gas, Desa Blangjrun, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Kamis (27/8/2026), diwarnai keributan antarpemain dan penonton.

‎Situasi memanas setelah pertandingan berakhir, menyusul aksi saling ejek antara pemain dan pendukung kedua kesebelasan. Perselisihan yang semula terjadi di dalam lapangan kemudian merembet ke tepi lapangan hingga memicu aksi saling dorong dan berpotensi berkembang menjadi tindakan anarkis.

‎Melihat kondisi tersebut, *Babinsa Koramil 10/Tanah Luas, Sertu Hendra Saputra, bersama Serka Junaidi dan personel Bhabinkamtibmas bergerak cepat mengendalikan situasi*. Tindakan cepat aparat kewilayahan tersebut dilakukan untuk mencegah keributan meluas dan menjaga keamanan seluruh peserta maupun penonton.

‎Dalam upaya meredam situasi, salah seorang penonton asal Desa Ampeh, Haiqal, yang juga merupakan anggota PWI Kota Lhokseumawe sekaligus Ketua Pemuda Desa Ampeh, diamankan karena dinilai emosional dan berupaya menyerang pendukung Desa Trieng.

‎Saat proses pengamanan, petugas berusaha merangkul dan membaringkan Haiqal di atas rumput lapangan. Namun, yang bersangkutan disebut masih melakukan perlawanan dan berupaya menyerang pendukung lawan.

‎Dalam situasi tersebut, Sertu Hendra Saputra kehilangan keseimbangan hingga ikut terjatuh. Lutut Sertu Hendra kemudian mengenai bagian tubuh Haiqal. Sertu Hendra menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung dalam proses pengamanan dan bukan merupakan tindakan yang disengaja untuk menendang ataupun melakukan kekerasan terhadap yang bersangkutan.

‎Setelah berhasil diamankan, Haiqal kemudian dibawa personel Polsek Tanah Luas ke Mapolsek Tanah Luas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya keributan susulan serta mengantisipasi agar konflik antarpedukung tidak meluas.

‎Sertu Hendra menyatakan dirinya tetap bersedia menemui Haiqal untuk memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan lanjutan.

‎Menurutnya, tindakan yang dilakukan aparat saat itu semata-mata untuk *mengendalikan situasi dan menjaga keamanan pertandingan*, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat kembali kondusif.

‎Sementara itu, Danramil 10/Tanah Luas, Kapten Inf Bahtera Luking Purba, telah meminta penjelasan langsung kepada Sertu Hendra terkait kronologi kejadian. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi internal guna memastikan setiap tindakan personel dalam pengamanan di lapangan tetap dapat dipertanggungjawabkan.

‎Ketua panitia turnamen, Al Halim Ali, menerangkan bahwa saat keributan terjadi kondisi di sekitar lapangan memang sudah dipenuhi kerumunan penonton. Ia mengaku tidak melihat adanya pemukulan atau tindakan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan.

‎Menurut Al Halim, keributan bermula dari aksi saling ejek. Setelah peluit pertandingan berakhir, seorang pemain Desa Trieng bernama Zulham disebut mengejek penonton dari Desa Ampeh. Ejekan tersebut kemudian memancing emosi Haiqal yang berusaha mendatangi pendukung lawan hingga akhirnya terjadi keributan.

‎Dalam kondisi tersebut, personel Babinsa bersama Bhabinkamtibmas langsung melakukan pengamanan untuk memisahkan pihak-pihak yang terlibat dan mencegah situasi semakin tidak terkendali.

‎*Kesigapan Babinsa Koramil 10/Tanah Luas bersama Bhabinkamtibmas menjadi faktor penting dalam meredam keributan tersebut*, sehingga potensi konflik yang lebih besar dapat dicegah dan situasi di lokasi pertandingan kembali terkendali.

‎Aparat juga mengedepankan penyelesaian secara persuasif dan damai dengan harapan insiden tersebut tidak mengganggu hubungan baik antara masyarakat, panitia turnamen, serta aparat keamanan di Kecamatan Tanah Luas.

Baca Juga :  Komitmen TNI - Polri dan Pemerintah Daerah Menjaga Kebersihan Pasar dan Masjid, Dukung Program Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *