Umum  

SPPG Putukrejo Kalipare Salurkan Menu MBG untuk 2.562 Penerima Manfaat, Sajikan Dori Crispy hingga Buah Apel

SPPG Putukrejo Kalipare Salurkan Menu MBG untuk 2.562 Penerima Manfaat, Sajikan Dori Crispy hingga Buah Apel

MALANG, BAROMETER99.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Malang Kalipare Putukrejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menyiapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran sebanyak 2.562 penerima manfaat pada Kamis (22/10/2026).

Program tersebut dikelola melalui Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia yang beralamat di Dusun Krajan 01, RT 06 RW 01, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Kepala SPPG Malang Kalipare Putukrejo, Achmad Andre Rifqiarno, bersama pihak terkait menjalankan pelayanan pemenuhan gizi bagi kelompok penerima manfaat sesuai dengan data sasaran yang tercantum dalam laporan harian.

Program MBG ini menyasar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, RA, TK, SD/MI, hingga SMP/MTs, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang masuk kategori 3B.

Menu MBG Kamis, 22 Oktober 2026

Pada pelaksanaan Kamis ini, menu makanan yang disiapkan terdiri atas nasi putih, dori crispy, tahu goreng, acar kuning timun dan wortel, serta buah apel.

Kombinasi menu tersebut menghadirkan sumber karbohidrat dari nasi, protein dari ikan dori dan tahu, serta sayuran dan buah sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

Penyediaan makanan bergizi diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah yang membutuhkan asupan gizi untuk menunjang pertumbuhan, kesehatan, dan aktivitas belajar sehari-hari.

Selain peserta didik, kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga menjadi sasaran penting dalam program pemenuhan gizi. Kebutuhan gizi pada kelompok tersebut perlu mendapatkan perhatian karena berkaitan dengan kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak.

Sasaran Penerima Manfaat Mencapai 2.562 Orang

Baca Juga :  Komada Sultra Tantang PT GAP dan Pemda: Air Bendungan Watumbohoti Keruh, Penegakan Hukum Jangan Mandek di Klarifikasi!

Berdasarkan laporan harian SPPG Malang Kalipare Putukrejo, jumlah sasaran penerima manfaat pada Kamis, 22 Oktober 2026, mencapai 2.562 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 2.097 penerima manfaat dari kelompok sekolah dan 465 penerima manfaat dari kelompok 3B.

Kelompok penerima manfaat sekolah mencakup peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan yang masuk dalam sasaran program. Sementara itu, kelompok 3B terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Adapun rincian kelompok 3B dalam laporan tersebut meliputi:

– Ibu hamil (bumil): 54 orang.
– Ibu menyusui (busui): 109 orang.
– Balita: 302 orang.

Dengan demikian, kelompok 3B mencakup total 465 penerima manfaat.

Menjangkau Berbagai Jenjang Pendidikan

Pelaksanaan program MBG melalui SPPG Malang Kalipare Putukrejo mencakup sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Kalipare dan sekitarnya.

Pada jenjang PAUD/RA/TK, sasaran penerima manfaat yang tercantum dalam laporan meliputi KB Giri Mulyo, TK PGRI 1 Kalipare, TK Muslimat NU Dewi Masithoh 3 Kalipare, TK Dharma Wanita Persatuan Putukrejo, serta sejumlah TK Dharma Wanita Persatuan di wilayah Kaliasri.

Pada jenjang SD/MI, lembaga yang masuk dalam daftar sasaran antara lain SD Negeri 1 Tumpakrejo, SD Negeri 2 Tumpakrejo, SD Negeri 8 Tumpakrejo, SD Negeri 9 Tumpakrejo, SD Negeri 10 Tumpakrejo, SD Negeri 1 Putukrejo, MIS Darul Yaqin, SD Negeri 4 Kaliasri, SD Negeri 5 Kaliasri, SD Negeri 6 Kaliasri, SD Negeri 7 Kaliasri, dan MIS Sunan Kalijogo.

Sementara itu, pada jenjang SMP/MTs, daftar sasaran meliputi SMP Negeri 3 Kalipare Satu Atap, SMP PGRI 1 Kalipare, SMP Negeri 1 Kalipare, dan SMP PGRI 03 Kalipare.

Keberadaan berbagai jenjang pendidikan tersebut menunjukkan luasnya cakupan sasaran program MBG yang dikelola SPPG Malang Kalipare Putukrejo.

Sejumlah Sekolah Belum Menerima Distribusi

Baca Juga :  Kasdim 0418/Palembang Hadiri Pembacaan Maulid Al-Barzanji dan Rateb Saman di Musholah Assegaf Plaju

Dalam laporan Kamis, 22 Oktober 2026, terdapat sejumlah lembaga pendidikan yang belum menerima distribusi MBG.

Sekolah dan lembaga yang tercantum dalam keterangan tersebut meliputi RA Solahuddin, TK PGRI 12 Assalam Kalipare, RA Dewi Masithoh 06 Putukrejo, TK PGRI 8 Kalipare, SD Negeri 2 Putukrejo, serta RA Sunan Kalijogo.

Khusus RA Solahuddin, laporan menyebutkan bahwa penyaluran sementara belum dilakukan karena SPS 2 belum menyertakan sekolah non-NPSN. Pihak terkait masih menunggu keputusan SP Final.

Adapun jumlah penerima manfaat pada lembaga yang disebutkan dalam keterangan tambahan tersebut meliputi:

– RA Solahuddin: 20 orang.
– TK PGRI 12 Assalam Kalipare: 28 orang.
– RA Dewi Masithoh 06 Putukrejo: 56 orang.
– TK PGRI 8 Kalipare: 21 orang.
– RA Sunan Kalijogo: 43 orang.
– SD Negeri 2 Putukrejo: 62 orang.

Informasi mengenai sekolah yang belum menerima distribusi menjadi bagian penting dari evaluasi pelaksanaan program. Kejelasan administrasi, kepastian penetapan sasaran, serta koordinasi antara pihak terkait diharapkan dapat membantu penyelesaian kendala agar pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

Koordinasi dan Evaluasi Menjadi Bagian Penting Pelaksanaan Program

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis membutuhkan koordinasi yang baik antara pengelola SPPG, yayasan mitra, lembaga pendidikan, serta pihak terkait di tingkat kecamatan dan desa.

Pendataan penerima manfaat, kesiapan menu, ketepatan jumlah porsi, dan kelancaran distribusi merupakan beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar pelaksanaan program berjalan tertib dan sesuai dengan sasaran.

Selain itu, pencatatan sekolah yang belum menerima distribusi juga penting untuk memastikan setiap perubahan status penyaluran dapat ditindaklanjuti berdasarkan keputusan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan pelaporan yang teratur, proses pemantauan dan evaluasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, sekaligus membantu menjaga akurasi data penerima manfaat.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Ungkap Kasus Keempat dalam Seminggu, 20 Paket Sabu Disita di Pulau Rimau

Mendukung Pemenuhan Gizi Masyarakat

Program MBG menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses terhadap makanan bergizi bagi kelompok sasaran, khususnya anak-anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Melalui penyediaan menu yang bervariasi, program ini diharapkan dapat membantu mendukung pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat. Namun, kualitas pelaksanaannya juga perlu ditunjang dengan perhatian terhadap keamanan pangan, kebersihan pengolahan, kelayakan makanan, serta ketepatan distribusi.

Bagi SPPG Malang Kalipare Putukrejo di bawah naungan Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia, laporan harian ini menjadi bagian dari dokumentasi pelaksanaan pelayanan pemenuhan gizi pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Ke depan, koordinasi dan evaluasi secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan, memperjelas status distribusi di setiap lembaga, serta memastikan program berjalan sesuai dengan ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan laporan harian SPPG Malang Kalipare Putukrejo yang diterima redaksi. Data sasaran dan status distribusi mengacu pada keterangan dalam laporan tersebut.

Kaperwil Jatim Media Barometer99.com
Eko Ratri Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *