Umum  

Semarak HUT RI ke-81, Lomba Kuda Lumping Meriahkan Alun-Alun Simpang Pematang

Lomba Kuda Lumping Meriahkan Alun-Alun Simpang Pematang

Mesuji, Lampung, Barometer99.com – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Kabupaten Mesuji. Salah satunya melalui gelaran lomba jaranan atau kuda lumping yang berlangsung di Alun-Alun Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.jumat (14/8/2026)

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kabupaten Mesuji, Veri Ferdiansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Mesuji.
Dalam kesempatan tersebut, Veri Ferdiansyah menyampaikan bahwa lomba kuda lumping tidak sekadar menjadi ajang perlombaan dan hiburan masyarakat.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus melestarikan kekayaan seni dan budaya Indonesia.

“Lomba jaranan atau kuda lumping ini bukan sekadar perlombaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kemeriahan memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Di samping itu, kita sebagai generasi muda ingin menghidupkan dan melestarikan seni budaya Indonesia yang ada di Kabupaten Mesuji,” ujar Veri.

Menurutnya, keberadaan kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman perlu terus mendapatkan ruang dan perhatian, khususnya dari generasi muda. Semangat kemerdekaan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menjaga dan merawat warisan budaya bangsa.

Sementara itu, Ketua Pujakusuma Kabupaten Mesuji, Agus Raharja, menambahkan bahwa dipilihnya kesenian kuda lumping sebagai salah satu perlombaan dalam rangkaian bulan kemerdekaan memiliki tujuan untuk kembali memperkenalkan dan menghidupkan seni budaya tradisional di tengah masyarakat.

“Kesenian kuda lumping ini sengaja kita hadirkan dalam bentuk perlombaan di momentum bulan kemerdekaan. Harapannya, masyarakat, khususnya generasi muda, tidak melupakan budaya dan kesenian tradisional di tengah perkembangan era modern,” kata Agus.

Baca Juga :  Babinsa Triharjo Hadiri Rakor PAM Malam Takbiran

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap kesenian daerah, sekaligus menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk terus berkarya dan mempertahankan budaya warisan leluhur.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, lomba kuda lumping tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari semangat bersama dalam mengisi kemerdekaan melalui pelestarian seni, budaya, dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Mesuji.

(Edy1922)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *