Presiden Prabowo Dorong Kampus Bantu Pemda Atasi Persoalan Pembangunan Daerah
Jakarta, Barometer99.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, mulai dari pengelolaan sampah hingga penataan lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto usai diterima Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.
Menurut Brian, Presiden menanyakan perkembangan implementasi arahan sebelumnya terkait keterlibatan kampus dalam mendukung kebutuhan daerah melalui keahlian akademik dan riset.
“Bapak Presiden meminta kami di Kemendiktisaintek, sudah sejauh mana kemajuan jurusan, program studi, dan dosen-dosen yang bisa membantu pemerintah daerah,” ujar Brian.
Presiden menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang-bidang yang relevan seperti teknik lingkungan, arsitektur, hingga teknologi pengolahan sampah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung program penataan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Bagaimana pemda-pemda itu bisa dibantu oleh kampus, peneliti, dan guru besar yang bidangnya terkait, seperti arsitektur untuk penataan taman, teknik lingkungan, teknik mesin untuk pengelolaan sampah, dan sebagainya,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kemendiktisaintek akan segera mengonsolidasikan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk membentuk tim ahli yang dapat menjadi mitra strategis bagi kepala daerah.
“Diharapkan setiap daerah, baik provinsi, kota, maupun kabupaten, memiliki tim dari kampus yang dapat menjadi pendamping kepala daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan,” tambah Brian.
Program ini juga sejalan dengan inisiatif “Kemdiktisaintek Berdampak”, yang mendorong agar kegiatan pendidikan dan penelitian di perguruan tinggi lebih relevan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Presiden pun meminta agar langkah tersebut disusun lebih terstruktur agar seluruh kampus dapat berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah.
Dengan sinergi antara kampus dan pemerintah daerah, pemerintah optimistis berbagai persoalan di daerah dapat diselesaikan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan ilmu pengetahuan sebagai motor utama pembangunan nasional.












