Umum  

Polri Tak Hanya Mengayomi, Tapi Juga Menginspirasi: Ini Cerita Ulil dan Sattar Presisi

Barometer99.com, Bogor – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat”.

Di usia ke-80 ini, Polri dinilai semakin mampu merebut hati masyarakat. Hal itu tidak lepas dari berbagai perubahan besar yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sikap tegas Kapolri terhadap oknum anggota yang melakukan pelanggaran menjadi salah satu faktor utama. Sanksi terberat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) hingga proses pidana diterapkan bagi personel yang terbukti bersalah.

Selain itu, implementasi Program Polri Presisi yang terus ditransformasikan juga memberi dampak signifikan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat kini terasa lebih humanis, profesional, dan berkeadilan.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menempati posisi tertinggi. Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas, Polri meraih kepercayaan publik sebesar 82,4%.

Angka tersebut dinilai sejalan dengan perubahan pendekatan Polri yang kini semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. Salah satu bukti nyata terlihat dari sambutan hangat warganet terhadap program-program Polri yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Salah satunya adalah kisah Ulil Albab Presisi, 3 tahun, peserta program Polisi Sahabat Anak di Satlantas Polresta Bogor Kota. Aksi lucu dan menggemaskan Ulil saat mengikuti kegiatan tersebut viral di media sosial. Penampilannya bahkan menarik perhatian Kapolda Jawa Barat saat menghadiri acara Panen Raya di Kabupaten Indramayu.

Ulil memiliki adik bernama Sattar Abdillah Presisi, 1 tahun. Keduanya dijuluki “Duo Presisi” oleh orang tua mereka. Nama “Presisi” disematkan sebagai bentuk apresiasi kepada program Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Alhamdulillah, ada hikmahnya. Sejak Ulil bertemu Bapak Kapolri, dan saat Attar lahir serta aqiqah, kami dikirimi karangan bunga oleh Bapak Kapolri. Itu membawa keberkahan tersendiri bagi kami sebagai orang tuanya,” ujar Caca, ibu dari Ulil dan Attar, saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Eratkan Hubungan Satkowil dengan Pers, Pusterad Kunjungi Kodim Sleman

Kisah keluarga “Duo Presisi” ini menjadi salah satu potret bagaimana kedekatan Polri dengan masyarakat kini tidak hanya hadir dalam bentuk penegakan hukum, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan.

Caca, ibu dari Ulil Albab Presisi, 3 tahun, dan Sattar Abdillah Presisi, 1 tahun, menuturkan alasan di balik pemberian nama “Presisi” kepada kedua anaknya.

Ia menilai Polri saat ini telah banyak berubah. Berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari bantuan sosial, bedah rumah tidak layak huni, umroh gratis bagi warga tidak mampu, hingga kepedulian saat terjadi bencana nasional, menjadi alasan utama.

“Intinya, polisi sekarang lebih mengayomi dan peduli kepada masyarakat. Kami salut dengan program Pak Kapolri menuju Polri Presisi. Buktinya, polisi selalu hadir dan berada di garis terdepan setiap ada bencana, bersama TNI juga tentunya,” ungkap Caca.

Meskipun masih ada pihak yang mendiskreditkan Polri akibat ulah oknum, bagi Caca hal itu tidak mengurangi rasa hormatnya.

“Bagi kami, Polri sekarang lebih dari sekadar mengayomi dan melayani masyarakat dengan tulus. Sulit diungkapkan dengan kata-kata. I love you full Polri. Pak Listyo Sigit makin top. Semoga di usia 80 tahun Polri, semakin banyak polisi yang peduli dan menolong masyarakat. Aamiin,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai aktivitas kedua anaknya, Caca menjelaskan bahwa Ulil kini mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta kegiatan ekstrakurikuler futsal dan renang agar energinya tersalurkan. Sementara Attar masih fokus pada stimulasi motorik.

“Ulil anaknya aktif sekali. Makanya kami ikutkan futsal dan renang. Kalau Attar masih belajar motorik,” jelas Caca saat ditemui di halaman rumahnya di kawasan Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026).

Ungkapan tulus dari ibu dua anak ini menjadi salah satu bukti bahwa kehadiran Polri yang humanis dan solutif kini semakin diterima dan dicintai masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *