Narasi Elis Dinilai Menyesatkan, Kuasa Hukum Botanica Residence Titis Rachmawati: Jangan Ubah Sengketa Perdata Menjadi Penghakiman Publik
Palembang, Barometer99.com – Narasi yang dibangun Elis terhadap Albert John Lorenz dan Perumahan Botanica Residence dinilai tidak utuh, tendensius, dan berpotensi menggiring opini publik secara keliru.
Pihak Botanica Residence menegaskan bahwa tuduhan penipuan yang disampaikan Elis tidak berdiri di atas fakta yang lengkap. Persoalan ini sejak awal berawal dari pemesanan rumah di Perumahan Botanica Residence, bukan dari rangkaian tipu muslihat sebagaimana digambarkan dalam pemberitaan yang beredar.
Elis diketahui telah melakukan pemesanan rumah pada 28 Maret 2024 dengan luas tanah 196 meter persegi. Setelah pemesanan berjalan, persoalan baru muncul ketika Elis mempermasalahkan ukuran bangunan dan kemudian membawa perkara tersebut ke ranah hukum. Fakta ini menunjukkan bahwa persoalan yang terjadi lebih tepat dilihat sebagai sengketa terkait transaksi properti, bukan serta-merta tindak pidana penipuan.
Pihak Botanica menyayangkan cara Elis membawa perkara ini ke ruang publik dengan narasi yang seolah-olah Albert John Lorenz telah terbukti bersalah. Padahal, status tersangka bukanlah putusan pengadilan. Dalam negara hukum, seseorang tidak boleh divonis melalui pemberitaan, tekanan media sosial, atau opini sepihak.
Narasi Elis juga dinilai mengabaikan fakta penting bahwa perkara ini memiliki aspek keperdataan yang sedang ditempuh melalui jalur hukum. Dengan demikian, menggiring publik untuk percaya bahwa Botanica Residence melakukan penipuan adalah bentuk penyederhanaan masalah yang keliru dan merugikan reputasi pengembang.
“Jangan membangun pengadilan jalanan melalui media. Kalau memang ada proses hukum, hormati proses itu sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” demikian sikap pihak Botanica Residence.
Pihak Botanica menegaskan bahwa Albert John Lorenz tidak pernah melakukan penipuan sebagaimana dituduhkan. Albert disebut berada dalam konteks pelaksanaan di lapangan setelah adanya pemesanan, bukan pihak yang sejak awal membuat tipu daya kepada konsumen.
Karena itu, pihak Botanica meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah narasi Elis. Pemberitaan yang hanya menonjolkan satu sisi tanpa membuka kronologi lengkap justru berpotensi merusak nama baik, menyesatkan publik, dan mencederai asas praduga tak bersalah.
Botanica Residence menegaskan akan tetap menempuh jalur hukum yang sah untuk melindungi nama baik perusahaan, kredibilitas pengembang, serta hak-hak hukum Albert John Lorenz dari pemberitaan dan opini yang dinilai tidak berimbang.












