Mayat Pria Ditemukan di Hotel La Ila Kota Bima, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Mayat Pria Ditemukan di Hotel La Ila Kota Bima, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kota Bima, Barometer99.com- Warga Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di kamar Nomor 12 Hotel La Ila pada Minggu (17/5/2026).

 

Korban diketahui bernama Fajrun (56), seorang karyawan honorer asal Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

 

Kapolres Bima Kota melalui Kanit Reskrim Polsek Rasanae Barat, Ipda Muhammad Hilir, menjelaskan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui datang ke Kota Bima untuk menemui seseorang dan memesan kamar di Hotel La Ila.

 

“Korban tiba di kamar tersebut dan bertemu dengan saksi. Korban kemudian dipersilakan duduk di atas kasur, sementara saksi izin menuju kamar mandi. Pada saat itu pintu kamar masih dalam keadaan terbuka,” ujar Ipda Muhammad.

 

Beberapa menit kemudian, korban Tiba-tiba terjatuh ke lantai dengan posisi tersungkur. Peristiwa itu diketahui oleh saksi lain yang berada di luar kamar.

 

Saksi bersama penghuni kamar Nomor 111 bernama Farhan, warga Kelurahan Sarae, kemudian membantu mengangkat korban kembali ke atas tempat tidur.

 

“Setelah dibaringkan di atas tempat tidur, korban sempat menghembuskan napas satu kali, kemudian tidak bergerak lagi dan dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

 

Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Rasanae Barat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan area serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Tak lama berselang, Tim Inafis Polres Bima Kota tiba di lokasi dan melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bima guna dilakukan pemeriksaan medis dan visum.

Baca Juga :  Dandim 0418/Palembang Paparkan Progres KDKMP Plaju dan Talang Aman Saat Vicon Evaluasi Percepatan Pembangunan

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban hanya mengalami luka gores di bagian pelipis mata sebelah kiri akibat terbentur lantai saat terjatuh.

 

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban memang sedang dalam kondisi kurang sehat. Sebelum berangkat ke Kota Bima, korban sempat berpamitan kepada istrinya dengan alasan hendak mengganti oli kendaraan.

 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Ipda Muhammad.

 

Polisi menduga korban mengalami gangguan kesehatan secara mendadak yang menyebabkan korban terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara keberadaan para saksi di lokasi turut membantu memperjelas kronologi kejadian tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *