Umum  

Menko Polkam Tegaskan Indonesia Bukan Tempat Transit Usai Gagalkan 2,6 Ton Sabu Cair

Barometer99.com – Tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair di wilayah Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (21/8/2026). Operasi berskala besar ini menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mengawasi jalur perairan strategis dan memutus rantai peredaran narkotika internasional.

​Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi jaringan kejahatan lintas negara.

“Indonesia tidak boleh menjadi tempat transit. Indonesia tidak boleh menjadi tempat kejahatan transnasional. Hal ini menjadi bukti bahwa kita tidak akan pernah lemah, tidak akan pernah menurun semangat kita untuk mencegah hal-hal tersebut,” ujarnya.

​Penindakan ini juga mendapat perhatian serius dari Kepala BNN RI, Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yang menyatakan sikap tegas dalam memberantas jaringan peredaran barang haram tersebut.

“Perang melawan narkotika adalah harga mati. Negara tidak akan pernah berkompromi terhadap pihak-pihak yang mencoba menghancurkan masa depan dan kemanusiaan,” tegas Suyudi.

​Sementara itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, menyoroti pentingnya pengawasan berkelanjutan di kawasan perbatasan dan perairan laut.

“Kegiatan atau operasi gabungan ini adalah kolaborasi yang setiap saat akan terus berlangsung untuk menjaga perairan Selat Malaka dari peredaran atau jalur-jalur barang ilegal,” pungkas Djaka.

Baca Juga :  Perkuat Diplomasi Indonesia Melawan Narkotika Global di Forum CND Wina, BNN Panen Apresiasi
Penulis: RedEditor: Berry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *