Dua KRI 626 dan 875 dari Papua Barat Daya Berlayar Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Papua Barat Daya, Barometer99.com – Kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Dari ujung timur Indonesia, dua kapal perang TNI AL diberangkatkan membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.
Bantuan tersebut diberangkatkan dari Dermaga Mako Koarmada III, Katapop, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (30/8/2026). Pelepasan secara langsung dilakukan Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Kiki Denih Hendrata.
Pengiriman bantuan ini menjadi gambaran nyata bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal jarak. Meski NTT berada jauh dari Papua Barat Daya, kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana tetap bergerak melalui laut dengan membawa kebutuhan yang diharapkan dapat meringankan beban para korban.
Dua kapal perang TNI AL yang dipercaya mengemban misi kemanusiaan tersebut adalah KRI Panah-626 dari Satuan Kapal Cepat Koarmada III dan KRI Bawal-875 dari Satuan Kapal Patroli Kodaeral XIV Sorong. Kedua unsur tersebut membawa berbagai bantuan yang telah dikumpulkan dari jajaran TNI AL bersama sejumlah pihak yang turut menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak.
Bantuan yang diangkut meliputi sembako, pakaian, obat-obatan serta berbagai kebutuhan lainnya yang dibutuhkan masyarakat pascabencana. Seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan dibawa menuju wilayah terdampak untuk mempercepat proses distribusi kepada warga yang membutuhkan.
Perjalanan kedua KRI diperkirakan berlangsung selama kurang lebih dua hari. Dengan dukungan kesiapan personel dan unsur kapal, misi kemanusiaan ini diharapkan berjalan lancar hingga seluruh bantuan dapat diterima oleh masyarakat di daerah tujuan.
Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan dan partisipasi dari Koarmada III, Kodaeral XIV, Pasmar 3, serta berbagai instansi dan perusahaan yang ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, bantuan yang diberangkatkan bukan sekadar barang kebutuhan sehari-hari, tetapi merupakan wujud perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Sebelum kapal bertolak, bantuan terlebih dahulu diserahkan kepada masing-masing Komandan KRI untuk selanjutnya dibawa menuju NTT. Penyerahan tersebut menandai dimulainya perjalanan misi kemanusiaan dari Papua Barat Daya menuju wilayah yang membutuhkan dukungan.
Dalam kesempatan itu, Pangkoarmada RI berharap seluruh bantuan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu pemulihan pascabencana.
Keterlibatan Koarmada III dan Kodaeral XIV dalam misi tersebut sekaligus memperlihatkan kesiapan TNI AL untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dalam situasi bencana.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Kodaeral XIV) Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, para pejabat utama Koarmada III, Ketua Gabungan III Jalasenastri Koarmada RI, Ketua Daerah Kodaeral XIV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Maulina Djatmoko, serta jajaran pengurus Jalasenastri Koarmada III dan Kodaeral XIV.
Dari Dermaga Mako Koarmada III di Katapop, kedua kapal perang tersebut membawa satu pesan sederhana: di tengah bencana, masyarakat NTT tidak berjalan sendiri. Dari Papua Barat Daya, bantuan dan kepedulian dikirim melintasi laut sebagai bentuk nyata semangat kemanusiaan dan kebersamaan bangsa.
(Kadispen Kodaeral XIV
Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat/Red)












