Umum  

Dirjen Adwil Kemendagri Titip Lima Pesan kepada 8.000 Mahasiswa Baru FISIP USK 2026

Dirjen Adwil Kemendagri Titip Lima Pesan kepada 8.000 Mahasiswa Baru FISIP USK 2026

Banda Aceh, Barometer99.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Drs. Safrizal ZA, M.Si., menyampaikan lima pesan penting kepada sekitar 8.000 mahasiswa baru, termasuk mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala (USK) tahun 2026.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyambutan mahasiswa baru FISIP USK 2026. Safrizal mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengejar prestasi akademik dan gelar pendidikan, tetapi juga membangun karakter, kemampuan, integritas, serta kepedulian sosial.

Lima pesan yang disampaikan Safrizal yakni menjadi mahasiswa yang dapat dipercaya, bukan sekadar pintar; membangun kemampuan, bukan hanya mengejar gelar; menguasai teknologi tanpa kehilangan kemampuan berpikir; memandang Aceh sebagai tempat berkarya, bukan sekadar tempat tinggal; serta tidak kehilangan kepedulian sosial.

Safrizal menekankan bahwa penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa kehilangan daya pikir, karakter, dan nilai kemanusiaan.

Ia juga mendorong mahasiswa FISIP USK 2026 untuk menjadikan Aceh sebagai ruang untuk belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jangan kehilangan hati. Karena pendidikan yang tinggi seharusnya membuat kita lebih manusiawi, lebih peduli, dan lebih bermanfaat,” pesan Safrizal.

Pesan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa baru FISIP USK 2026 dalam menjalani perjalanan akademik sekaligus membangun karakter sebagai generasi muda yang unggul, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.

🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Baca Juga :  Pemprov NTB Luruskan Persepsi: Gubernur Bertugas di Jakarta, Aspirasi Tetap Diterima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *