Gerakan Gentengisasi Dimulai, 2,4 Juta Genteng Ditargetkan Disalurkan ke Majalengka
JAKARTA, Barometer99.com — Pemerintah resmi memulai pelaksanaan Gerakan Gentengisasi sebagai bagian dari arahan strategis Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kelayakan hunian, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan program tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan genteng tanah liat hasil produksi sentra industri lokal.
Sebanyak 500.000 keping genteng tanah liat disiapkan dalam tahap awal. Program ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas atap rumah masyarakat, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah penghasil genteng.
Dalam waktu dekat, Gerakan Gentengisasi menargetkan distribusi sebanyak 2,4 juta keping genteng di Kabupaten Majalengka. Penyaluran perdana dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026.
Distribusi material atap rumah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi di sentra-sentra kerajinan genteng.
Pemerintah juga menilai keterlibatan UMKM dalam penyediaan material bangunan dapat memberikan efek berganda, mulai dari meningkatkan permintaan produk lokal hingga membuka peluang kerja bagi masyarakat di daerah sentra industri.
Melalui Gerakan Gentengisasi, pemerintah berharap peningkatan kualitas hunian dapat berjalan beriringan dengan penguatan industri lokal dan penciptaan lapangan kerja di daerah.












