Umum  

Bursa Rais Aam, Kiai Sepuh Garut: KH Said Aqil Siroj Tak Hanya Alim, tapi Juga Teruji

Bursa Rais Aam, Kiai Sepuh Garut:
KH Said Aqil Siroj Tak Hanya Alim, tapi Juga Teruji

Jombang. Barometer99.com — Rais Syuriah PCNU Kabupaten Garut, KH Amin Muhyiddin Maolani, mengajak seluruh peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki hak suara untuk bersama-sama memilih KH Said Aqil Siroj sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Menurut KH Amin, jajaran PCNU Kabupaten Garut telah sepakat memberikan dukungan kepada KH Said Aqil Siroj. Dukungan tersebut diberikan bukan semata-mata karena kapasitas keilmuan, tetapi juga karena pengalaman dan ketangguhan KH Said dalam mengelola organisasi.

“Struktur PCNU Kabupaten Garut sudah sepakat mendukung KH Said Aqil Siroj sebagai Rais Aam PBNU. Harapan kita seperti itu, karena Kiai Said bukan hanya alim secara keilmuan, tetapi juga teruji secara keorganisasian,” kata KH Amin.

KH Amin menilai Kiai Said memiliki kedekatan yang kuat dengan warga NU. Ia bahkan menggambarkan sosok Kiai Said bukan sekadar sebagai ulama, melainkan seperti seorang bapak yang mampu mengayomi seluruh warga NU.

KH Amin mengaku memiliki pengalaman langsung ketika berkunjung ke PBNU pada masa KH Said Aqil Siroj menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Menurut dia, KH Said menunjukkan sikap yang sangat dekat dan mengayomi kepada para kader dan pengurus NU dari berbagai daerah.

“Ketika saya datang ke PBNU, saat Kiai Said masih menjadi Ketua Umum PBNU, beliau memperlakukan kami seperti anak-anaknya. Begitu dekat, begitu mengayomi. Seperti anak-anak dengan bapaknya,” tuturnya.

Ia menegaskan, kapasitas keilmuan KH Said Aqil Siroj juga tidak perlu diragukan. Selain alim, KH Amin menyebut KH Said sebagai ulama yang memiliki tingkat istiqamah yang kuat dalam menjalankan peran dan pengabdiannya.

Baca Juga :  Danramil 03/Turi Sleman Meriahkan Turnamen Bola Voly Kalurahan

KH Amin menilai Kiai Said memberikan teladan tentang bagaimana menjadi seorang ulama Indonesia. Menurutnya, KH Said mampu menunjukkan karakter keulamaan yang kuat sekaligus tetap melekat dengan identitas dan budaya Indonesia.

Hal tersebut, kata KH Amin, terlihat dari sikap KH Said dalam berbagai forum. Dalam pertemuan resmi maupun forum besar, KH Said dinilai tetap tampil apa adanya dan tidak kehilangan karakter keindonesiaannya.

“Atau paling tidak, kalau diminta memakai jas, beliau tetap membawa karakter keindonesiaannya. Indonesia banget. Beliau adalah ulama Indonesia yang benar-benar Indonesia,” katanya.

Atas pertimbangan tersebut, KH Amin kembali mengajak para peserta Muktamar ke-35 NU yang memiliki hak suara untuk memberikan dukungan kepada KH Said Aqil Siroj dalam pemilihan Rais Aam PBNU.

“Kami juga mengajak pemilik suara yang lain dalam Muktamar ke-35 NU untuk bersama-sama memilih Kiai Said menjadi Rais Aam PBNU. Kami ingin peserta yang lain juga memilih Kiai Said,” pungkas KH Amin. (Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *