Bamsoet: Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan, Perjuangan Melawan Ketidakadilan
Jakarta, Barometer99.com — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pesan tentang makna kemerdekaan kembali menjadi sorotan. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga keberanian menjaga akal, nurani, dan harga diri bangsa.
Bamsoet menyampaikan, bangsa yang merdeka lahir dari manusia-manusia yang tidak takut kehilangan kenyamanan demi mempertahankan kehormatan.
Menurutnya, kemerdekaan sejati bukan sekadar tidak memiliki tuan, melainkan memastikan tidak ada pihak yang dapat menguasai akal, nurani, maupun harga diri masyarakat.
Ia mengingatkan, perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti setelah penjajah meninggalkan tanah air. Tantangan kemerdekaan di era modern justru hadir dalam berbagai bentuk, termasuk kepentingan, uang, jabatan, serta kebohongan yang dikemas seolah-olah sebagai sebuah kebenaran.
“Penjajah zaman dahulu datang membawa senjata. Penjajah zaman baru datang membawa kepentingan, uang, jabatan, dan kebohongan yang dibungkus seolah kebenaran,” demikian pesan Bamsoet.
Karena itu, Bamsoet menilai kemerdekaan bukanlah hadiah sejarah yang dapat dinikmati begitu saja. Kemerdekaan merupakan perjuangan yang harus terus dijaga dan dipertahankan oleh setiap generasi.
Ia menegaskan, ketika sebuah bangsa berhenti melawan ketidakadilan, maka secara perlahan bangsa tersebut berpotensi menyerahkan kembali kemerdekaannya, meski tanpa adanya peperangan maupun satu peluru yang ditembakkan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk keberanian menjaga keadilan, melawan kesewenang-wenangan, serta mempertahankan martabat dan kepentingan bangsa.
Kemerdekaan, pada akhirnya, bukan hanya tentang sejarah perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang tanggung jawab generasi saat ini untuk memastikan Indonesia tetap berdiri sebagai bangsa yang berdaulat, bermartabat, dan tidak tunduk pada berbagai bentuk penjajahan modern.












