Panglima TNI hingga Kapolri Jadi Warga Kehormatan Korpasgat, Simbol Kuat Soliditas TNI-Polri
BANDUNG, Barometer99.com — Pengangkatan sejumlah pimpinan tertinggi TNI dan Polri sebagai Warga Kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, soliditas, dan kerja sama antarlembaga dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Prosesi tersebut berlangsung di Markas Komando Korpasgat, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/10/2026), dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI dan Polri. Kegiatan dipimpin Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, didampingi Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis.
Lima pejabat yang menerima penghormatan tersebut adalah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Pengangkatan sebagai warga kehormatan bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penghargaan sekaligus representasi eratnya hubungan antarlembaga dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pejabat menerima atribut kehormatan Korpasgat berupa Baret Jingga, brevet komando, brevet terjun bebas tempur, brevet antiteror lawan bajak udara, serta Pisau Komando Korpasgat.
DEMONSTRASI KEMAMPUAN PRAJURIT KORPASGAT
Kegiatan juga dimeriahkan demonstrasi kemampuan operasi khusus prajurit Korpasgat melalui skenario Airborne Raid. Pertunjukan tersebut memperlihatkan kemampuan infiltrasi udara menggunakan wingsuit dan terjun bebas, penggunaan paramotor dan paratrike, pemanfaatan drone pengintai, hingga manuver serbuan menggunakan kendaraan taktis.
Rangkaian demonstrasi ditutup dengan simulasi eksfiltrasi menggunakan Airborne Tactical Extraction Platform yang melibatkan helikopter NAS-332 Super Puma. Pertunjukan ini menggambarkan perpaduan kemampuan personel, teknologi, mobilitas, dan taktik dalam mendukung pelaksanaan operasi khusus.
Melalui kegiatan tersebut, profesionalisme prajurit sekaligus kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan diperlihatkan kepada para pejabat yang hadir.
KAPOLDA JAWA BARAT HADIR, DUKUNG SINERGI TNI-POLRI
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan koordinasi dan soliditas TNI-Polri.
Kehadiran Kapolda Jawa Barat menjadi bagian dari semangat kebersamaan antaraparat dalam menjaga stabilitas keamanan, melindungi masyarakat, serta mempertahankan keutuhan NKRI.
Sinergi TNI-Polri memiliki peran strategis dalam menghadapi beragam tantangan nasional. Koordinasi yang kuat dibutuhkan agar upaya menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat dapat berjalan secara efektif sesuai tugas dan kewenangan masing-masing institusi.
Di tengah dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang, persatuan dan profesionalisme aparat menjadi faktor penting untuk memastikan kepentingan bangsa dan negara tetap menjadi prioritas utama.
SOLIDITAS DAN PENGABDIAN UNTUK INDONESIA
Pengangkatan pimpinan TNI-Polri sebagai Warga Kehormatan Korpasgat menegaskan pentingnya persaudaraan, rasa saling menghormati, dan komitmen bersama dalam menjalankan amanah negara.
Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui kerja sama nyata, peningkatan profesionalisme, dan pengabdian yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Dengan soliditas yang terjaga, TNI dan Polri diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam menjaga kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif bagi masyarakat.
Bersama menjaga persatuan, memperkuat pertahanan, dan mengabdi tanpa henti demi Indonesia yang aman, kuat, dan berdaulat.












