Mayjen Dody Triwinarto: TNI Bersama Masyarakat Bergerak Pulihkan Kondisi, Keamanan Dijamin

Mayjen Dody Triwinarto: TNI Bersama Masyarakat Bergerak Pulihkan Kondisi, Keamanan Dijamin

SERAM, MALUKU, 12 September 2026, Barometer99.com –Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa persoalan yang telah terjadi harus segera diarahkan pada langkah penyelesaian, bukan kembali memperpanjang perdebatan yang berpotensi membuka ruang konflik baru.

Penegasan Pangdam XV/Pattimura tersebut imbas dari dua kelompok warga di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, terlibat bentrokan diduga disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bentrok antar kedua kelompok warga tersebut mengakibatkan 27 rumah terbakar dan 4 orang terkena tembakan senapan angin.

Menurut Pangdam, kondisi yang ada saat ini harus dimitigasi secara bersama-sama dengan mencari solusi terbaik, cepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah gotong royong untuk mempercepat renovasi rumah warga yang terdampak. TNI bersama masyarakat akan bergerak melakukan perbaikan secara bertahap sehingga kondisi kehidupan warga dapat segera kembali normal.

“Yang sudah terjadi kita mitigasi. Sekarang kita mencari solusi yang terbaik. Kita gotong royong kembali dan dalam waktu secepatnya melaksanakan renovasi rumah yang sudah ada,” tegas Pangdam.

Dody menekankan bahwa hubungan masyarakat pada dasarnya merupakan hubungan persaudaraan yang telah terjalin lama. Kedekatan antarkampung maupun antarwarga seharusnya menjadi modal kuat untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan kekeluargaan.

Ia mengajak masyarakat, khususnya para pemuda dan seluruh elemen yang berada di wilayah tersebut, untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

“Sebenarnya dari dulu kita memang bersaudara. Jangan sampai persoalan ini membuat hubungan persaudaraan menjadi rusak,” pesannya.

Pangdam juga memberikan jaminan pengamanan. TNI bersama unsur terkait akan terus berada di tengah masyarakat untuk memantau perkembangan situasi, menjaga keamanan, sekaligus mencegah masuknya pihak-pihak yang berupaya memprovokasi.

Baca Juga :  Kasdim 0735/Surakarta Berikan Materi Wasbang dan Bela Negara Kepada Masyarakat

“Kita berikan garansi untuk keamanan. Kita akan menjaga dan bersama masyarakat memantau, menjaga, dan mengamankan sehingga betul-betul tidak ada provokator yang masuk,” ujarnya.

Dijelaskan Mayjen Dody Triwinarto, peran para raja, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh pemangku kepentingan juga menjadi perhatian Pangdam.

Ia meminta para raja tidak memperbesar persoalan yang telah terjadi, tetapi justru menjadi bagian penting dalam menghadirkan bahasa yang menyejukkan kepada masyarakat.

“Kepada para raja, mari sama-sama memberikan bahasa yang sejuk kepada masyarakat. Apa yang sudah terjadi tidak perlu lagi kita bahas untuk mencari siapa yang salah. Yang perlu kita bahas sekarang adalah bagaimana solusinya,” tegasnya.

Menurut Pangdam, masyarakat membutuhkan langkah nyata, bukan pertentangan baru. Karena itu, penyelesaian harus diarahkan pada pemulihan, keamanan dan kembali kuatnya hubungan kekeluargaan.

Dody menegaskan, penyelesaian terbaik bukanlah dengan saling menyalahkan, melainkan dengan duduk bersama, bermusyawarah dan bekerja secara gotong royong.

Baginya, masyarakat tidak boleh terus terjebak pada persoalan masa lalu. Yang jauh lebih penting adalah memastikan kondisi ke depan menjadi lebih baik.

“Mudah-mudahan ini menjadi pesan moral bagi kita semua. Intinya, solusi yang tercepat itu yang terbaik, dengan cara gotong royong, musyawarah dan kekeluargaan,” pungkas Pangdam.

Pesan Pangdam XV/Pattimura tersebut menjadi penegasan bahwa persaudaraan harus ditempatkan di atas persoalan. Luka yang sudah terjadi tidak boleh terus dipelihara, sementara energi masyarakat harus diarahkan untuk membangun kembali rumah, keamanan dan kepercayaan.

“Bukan siapa yang paling keras bersuara yang dibutuhkan, tetapi siapa yang mau turun tangan mencari jalan keluar,” pungkas Pangdam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *