Perum Perhutani KPH Randublatung Ikuti Sosialisasi Karhutla Bersama Forkopimcam
RANDUBLATUNG, PERHUTANI (11/09/2026), Barometer99.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Randublatung melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan hutan dekat Warung Wotlemah Sor Tower dan diikuti masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (10/09/2026),
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Randublatung Tarkum, Danramil Randublatung Teguh Linarto, Kapolsek Randublatung Giyanto, Asper KBKPH Boto Jumadi, serta sejumlah warga masyarakat sekitar hutan.
Administratur KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro melalui Asper KBKPH Boto Jumadi menyampaikan bahwa sebagian besar kebakaran hutan sering kali berawal dari kelalaian atau ketidaksengajaan manusia. Salah satu contohnya adalah membuang puntung rokok sembarangan di pinggir jalan atau kawasan yang terdapat bahan mudah terbakar.
“Monggo kita selalu waspada dan saling mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga hutan. Kita selalu berbuat baik, kebaikan dan kebaikan, insyaallah kebaikan yang kita lakukan akan mendatangkan kebaikan pula,” ungkapnya.
Danramil Randublatung Teguh Linarto dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi mengenai penanggulangan kebakaran secara umum. Ia menekankan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan kewaspadaan dan kepedulian bersama, terutama masyarakat yang beraktivitas maupun tinggal di sekitar kawasan hutan.
Camat Randublatung Tarkum menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain kondisi alam maupun kelalaian manusia. Untuk itu, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terlebih pada kondisi cuaca yang kering.
Sementara itu, Kapolsek Randublatung Giyanto memberikan penegasan sekaligus imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Menurutnya, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dengan meningkatkan kepedulian dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi kebakaran.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini. Sinergi antara Perhutani, Forkopimcam dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga hutan tetap aman, lestari, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.












