Polda Sumsel: Keselamatan Anak Tanggung Jawab Bersama, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan
PALEMBANG, Barometer99.com — Polda Sumatera Selatan mengimbau para orang tua meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya agar tidak berada di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi mengalami kericuhan. Imbauan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan anak sekaligus mendukung penyampaian pendapat berlangsung secara tertib dan aman.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif.
“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, para orang tua diharapkan dapat membimbing dan mengedukasi anak-anaknya agar memahami risiko serta mengutamakan kepentingan masa depan dan keselamatan mereka,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., di Palembang, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari ruang demokrasi yang perlu dihormati. Namun, anak-anak tetap membutuhkan pendampingan dan pemahaman yang memadai agar tidak berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun mengganggu masa depan mereka.
“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan, dan pengawasan sangat penting,” jelasnya.
Polda Sumsel juga mengajak para orang tua membangun komunikasi yang terbuka dengan anak serta mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka. Hal tersebut dinilai penting, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.
“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan,” tutur Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak membutuhkan kepedulian bersama, bukan hanya dari kepolisian, tetapi juga keluarga, masyarakat, dan seluruh elemen yang berada di lingkungan anak.
“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan,” pungkasnya.
Polda Sumatera Selatan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dengan mengedepankan komunikasi, edukasi, dan pengawasan. Kepolisian juga terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan serta memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.












